Breaking News:

Berita Banjarmasin

Gelar Vaksinasi Ibu Hamil, Ketua POGI Sebut 147 Ibu Hamil di Kalsel Terpapar Covid-19

Data di Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Kalsel mencatat selama Pandemi ada 147 ibu hamil terpapar Covid 19

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Vaksinasi Covid 19 untuk ibu hamil di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (8/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Data di Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Kalsel mencatat selama Pandemi ada 147 ibu hamil terpapar Covid 19.

Ketua POGI Kalsel dr. Bambang Abimanyu, SpOG (K) mengatakan, 147 ibu hamil tersebut hanya yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Sementara ibu hamil yang terpapar dirawat di rumah sakit lain belum terdata.

"Bahkan hingga kini sebanyak tujuh ini hamil juga meninggal dunia akibat terpapar Covid 19,"katanya saat gelar vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Mahligai Pancasila Banjarmasin Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Banjarbaru, Sebelum Divaksin, Ibu Hamil Wajib Konsultasi Terlebih Dahulu

Baca juga: Pencanangan Vaksin Covid-19 Bagi Ibu Hamil di Kabupaten Kapuas

Pada RSUD Ulin Banjarmasin yang juga tempat ia bertugas jelas Bambang Abimanyu ada banyak ibu hamil yang terpapar Covid 19 yang harus melakukan persalinan dengan bayi prematur demi menyelamatkan bayi yang dikandung.

Sementara untuk kelainan janin akibat ibu hamil terpapar Covid 19 pada jelasnya hingga kini tidak ditemukan. Pada vaksinasi, jelas Bambang ibu hamil didahulukan seperti halnya lansia. 

Berdasarkan data BKKBN tercatat hingga April 2021 ada 536 ibu hamil yang positif covid 19. Diantaranya ada 16 orang ibu hamil yang meninggal.

Ia menambahkan, sebanyak 50 ibu hamil yang divaksin merupakan langkah awal. Target vaksinasi ibu hamil sendiri sebanyak 500 orang.

Vaksin yang disuntikkan untuk ibu hamil yang digelar POGI dan Pemprov Kalsel sendiri jenis sinovac dari Biofarma.

Baca juga: Ibu Hamil Terpapar Covid-19, Begini Cara Penanganannya Menurut dr Kandungan RS Siloam Palangkaraya

Kadinkes Kalsel HM Muslim mengatakan sertifikat vaksin Covid-19 yang didapat ibu hamil nanti hanya untuk dipergunakan sehari-hari.

"Sertifikat vaksin tidak menjadi syarat untuk bersalin," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved