Breaking News:

Berita Tapin

Harga Cabai Rawit Hiyung di Tapin Anjlok, Turun hingga 25 Ribu Per Kilogram

Harga cabai hiyung anjlok dari 70 ribu perkilogram turun hingga 25 ribu perkilogram memasuki musim hujan

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Para petani saat panen cabai rawit Hiyung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Harga cabai rawit Hiyung di Kabupaten Tapin anjlok.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id anjloknya harga cabai rawit hiyung dari 70 ribu perkilogram turun hingga 25 ribu perkilogram.

Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Junaidi mengatakan sebelum anjlok ke harga 25 ribu perkilogram, harga cabai rawit Hiyung berada di harga 60-70 ribu perkilogram nya.

"Memasuki musim hujan ini mengalami penurunan dari harga biasanya," jelasnya.

Baca juga: Baru 22 Ribu Warga Tapin Divaksin, Bupati Tapin Sebut Belum Ada Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Bunda PAUD Kabupaten Tapin Ajak Orangtua agar Aktif Persiapkan Anak Masuk SD

Junaidi mengatakan bila dibandingkan dengan harga cabai yang lainnya seperti cabai tanjung atau luar kalimantan masih di atas harga yang normal.

"Saat ini harganya 25 ribuan perkilogram. Turunnya harga ini sejak pertengahan bulan Agustus tadi. Jadi kurang lebih setengah bulan ini," jelasnya.

Ia mengatakan turunnya harga cabai rawit hiyung ini diduga karena suplai cabai dari daerah lain masuk ke Kalimantan Selatan cukup tinggi.

Baca juga: Aksi Damai Aliansi Pemuda Kotabaru Tuntut Penegak Hukum Usut Perambahan Hutan Perusahaan Sawit

Baca juga: Narkoba Kalsel, Kedapatan Simpan dan Miliki Ganja, Tiga Pria Ditangkap di Gudang Tahu di Banjarbaru

"Pasokan cabai dari luar masuk ke Kalimantan lumayan tinggi," jelasnya.

Untuk diketahui, cabai yang dikembangkan oleh petani Desa Hiyung tersebut memiliki tingkat kepedasan hingga 94.500 ppm atau setara dengan 17 kali lipat dari cabai biasanya.

Selain untuk dijual secara segar, cabai rawit hiyung ini juga diolah menjadi produk kemasan seperti sambal ulek, sambal abon, sambal pedes dan kecap pedas.

Junaidi berharap pada musim panas nanti harga cabai rawit hiyung bisa cepat kembali normal.

"Diperkirakan Oktober sampai Nopember harga sudah mulai kembali naik," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved