Breaking News:

Pasar Budaya Racah Mampulang Balida

Wisata Kalsel : Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida Balangan, Tawarkan Tempat Nyantai

Objek Wisata Racah Mampulang, Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel menjadi satu tempat wisata yang sering dikunjungi. 

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Objek Wisata Racah Mampulang, Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel menjadi satu tempat wisata yang sering dikunjungi, Rabu 8/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Objek Wisata Racah Mampulang, Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel menjadi satu tempat wisata yang sering dikunjungi. 

Wisata ini merupakan wisata buatan yang dikelola oleh Bumdes Balida yang diinisiasi oleh Kepala Desa Balida, Syahridin. 

Dibuka sejak awal tahun 2020 lalu, semakin kesini, tempat tersebut terus diminati pengunjung. Apalagi pengelola wisata selalu berinovasi dan mengembangkan potensi wisata yang ada. 

Syahridin menyadari, di desanya memang tidak memiliki wisata alam. Namun dari sana pula, Syahridin melihat potensi wisata dari sawah warga setempat. Sehingga jadilan racah mampulang yang kini juga digunakan sebagai tempat pengembangan seni dan budaya tradisional di Desa Balida.

Baca juga: Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida Resmi Dibuka, Bupati Balangan Sebut Sistem Pasar Unik

Baca juga: BTalk, Semangat Kades Balida Kabupaten Balangan Bangun Wisata di Tengah Persawahan

Wisata Racah Mampulang dikembangkan menjadi wisata ladang sawah. Di tengah sawah milik warga yang tempatnya di sewa, Syahridin menyediakan sejumlah objek foto. Sehingga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang. 

Ada pula jalan bambu yang menjadi sarana untuk mengelilingi sawah dan tempat untuk bersantai. Tentunya, kawasan ini dianggap cocok untuk menjadi spot foto yang cameragenic.

Wisata Racah Mampulang tak jauh dari ibu kota Kabupaten Balangan, Paringin. Jaraknya dari kota kurang lebih mencapai 10 KM. Ke tempat ini pun bisa ditempuh menggunakan mobil dan pintu masuknya berada di pinggir jalan raya milik Provinsi Kalsel. 

Keindahan objek wisata buatan ini menawarkan kenyamanan dan nuansa sawah. Apalagi saat sore yang biasanya menjadi pilihan waktu tepat bagi pelancong wisata untuk datang.

Menurut Syahridin, pengunjung yang datang biasanya menjadikan tempat wisata tersebut sebagai tempat santai. Selain itu, mereka ramai berfoto pada beberapa spot foto yang disediakan disana. 

Pengembangan objek wisata Racah Mampulang sempat terkendala, karena berlangsung di tengah pandemi Covid 19. Namun pihak Bumdes juga memanfaatkan waktu untuk terus berinovasi menyediakan objek wisata buatan yang semakin menarik bagi pengunjung. 

Baca juga: Video Peresmian Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida, Pengunjung Disambut Musik Panting

"Karena adanya PPKM saat ini, pengembangan pun sempat terhenti. Sehingga sekarang kami juga sedang melihat situasi untuk melanjutkan penambahan tempat-tempat menarik di Pasar Budaya Racah Mampulang ini," ucap Syahridin.

Terlebih bebernya, pada tahun 2021 ini telah disiapkan anggaran untuk pengembangak objek wisata tesebut. Dimana sumber dananya dari CSR atau pihak ketiga. (banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved