Breaking News:

Berita Tabalong

Antisipasi Bahaya Kebakaran, Rutan Tanjung Tabalong Periksa Jaringan Listrik dan Kondisi APAR

Menyusul adanya musibah kebakaran di Lapas Tangerang, langkah antisipasi dini langsung dilakukan jajaran Rutan Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong,

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
Humas Rutan Tanjung
Karutan Tanjung Rommy Waskita Pambudi saat periksa kondisi salah satu APAR 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Menyusul adanya musibah kebakaran di Lapas Tangerang, langkah antisipasi dini langsung dilakukan jajaran Rutan Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Semua jaringan instalasi listrik pada kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan lainnya, diperiksa petugas Rutan Tanjung.

Bukan hanya itu saja, petugas juga turut memastikan bagaimana ketersediaan dan kondisi alat pemadam api ringan (APAR) yang dimiliki.

Kepala Rutan Tanjung, Rommy Waskita Pambudi, dihubungi, Kamis (9/9/2021), mengatakan deteksi dini instalasi listrik dan pengecekan APAR telah dilakukan kemarin.

Baca juga: Detik-detik Malam Sebelum Lapas Tangerang Ludes Dilalap Api, Tawa Terakhir Para Napi Didengar Nursin

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Inilah Tips PLN Cegah Kebakaran akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Sel Rutan di Jawa Timur Disweeping

Baca juga: Menkumham: Napi Narkoba, Pembunuhan, dan Terorisme Tewas Terbakar di Lapas Tangerang

Menurutnya, pemeriksaan instalasi dan alat pemadam api ringan di Rutan Tanjung ini terkait dengan kejadian di Lapas Tangerang.

Sehingga sebagai langkah antisipasi maka semua instalasi listrik diperiksa, termasuk kesiapan alat pemadam kebakaran ringan.

"Ini sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban berupa bencana seperti kebakaran, korsleting listrik dan lainnya," kata Rommy.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan instalasi listrik di kamar hunian blok tahanan dan narapidana terpantau dalam kondisi relatif baik dan relatif aman.

Kemudian APAR terpasang pada beberapa titik di area perkantoran, blok hunian dan juga dititik yang rawan seperti dapur umum denngan kondisi baik, baru diisi ulang dan masih belum expired.

"Tahanan dan narapidana Rutan Tanjung juga diimbau agar turut menjaga dan mencegah terjadinya kebakaran yang diakibatkan dari korsleting listrik karena pencurian listrik secara ilegal di dalam kamar hunian," katanya. (banjarmasinpost.co.id/donyusman),

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved