Breaking News:

Berita Banjarmasin

Antisipasi Risiko Kebakaran di Lapas dan Rutan di Kalsel, Kadivpas: Waspadai Benda Terlarang

Insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) yang menimbulkan korban jiwa menjadi hal yang memilukan

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
Instagram Lapasbanjarbaru
Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sri Yuwono saat memantau Lapas Kelas IIB Banjarbaru 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) yang menimbulkan korban jiwa menjadi hal yang memilukan sekaligus pelajaran bagi Lapas maupun Rumah Tahanan (Rutan) lainnya di Indonesia.

Berkaca dari insiden tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkumham Kalsel), Sri Yuwono mengambil tindakan cepat preventif.

"Saya sudah menginstruksikan pemeriksaan instalasi listrik di seluruh Lapas dan Rutan yang ada di Kalimantan Selatan," kata Sri Yuwono kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (9/9/2021).

Meskipun penyebab pasti kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang masih diselidiki, namun ada indikasi insiden tersebut terjadi karena adanya konsleting listrik.

Baca juga: Detik-detik Malam Sebelum Lapas Tangerang Ludes Dilalap Api, Tawa Terakhir Para Napi Didengar Nursin

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Inilah Tips PLN Cegah Kebakaran akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Sel Rutan di Jawa Timur Disweeping

Baca juga: Menkumham: Napi Narkoba, Pembunuhan, dan Terorisme Tewas Terbakar di Lapas Tangerang

Karena itu, pemeriksaan dan penyempurnaan instalasi listrik di empat belas Lapas dan Rutan di Kalsel merupakan salah satu fokus utama dalam upaya preventif yang dilakukan.

Tak cuma pemeriksaan sesaat, Kadivpas juga memerintahkan Kepala Lapas dan Kepala Rutan untuk melakukan langkah deteksi dini secara rutin dan terjadwal terhadap keandalan instalasi listrik di Lapas dan Rutan di Kalsel.

Sri Yuwono juga menyebut, kewaspadaan terhadap penyelewengan benda terlarang yang berpotensi bisa mengganggu atau merusak instalasi kelistrikan di Lapas dan Rutan juga wajib diperhatikan.

“Instalasi kelistrikan harus kita pastikan aman, termasuk dari penyelewengan terkait benda-benda yang dilarang ada didalam sel, itu juga harus diperhatikan," tegas Kadivpas.

Apalagi, jumlah warga binaan dan tahanan di setiap Lapas dan Rutan di Kalsel rata-rata sudah jauh melebihi kapasitas ideal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved