Breaking News:

Shalat Rawatib

BACAAN Niat Shalat Qobliyah Subuh dan Tata Caranya, Dilengkapi Jenis-jenis Sholat Sunnah

Qobliyah subuh adalah sholat sunnah 2 rakaat sebelum Sholat Subuh. Salat ini menjadi sholat sunnah yang memiliki pahala paling besar

SRIPOKU.COM/dokumen
Ilustrasi. BACAAN Niat Shalat Qobliyah Subuh dan Tata Caranya, Dilengkapi Jenis-jenis Sholat Sunnah 

Artinya:

“Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya junjungan kami Muhammad SAW. Selamatkanlah kami dari neraka”.

Demikian bacaan dzikir setelah sholat sunnah fajar atau sholat di waktu fajar sebelum sholat subuh.

Berikut ini tata cara, bacaan niat shalat sunnah qobliyah Subuh, lengkap dengan zikir.

Shalat sunah qobliyah Subuh merupakan salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum salat Subuh.

Pembina NS Islamic Entertainment Lampung, ustaz Marbi Nurwahyudi mengatakan bahwa pengerjaan salat sunah qabliyah Subuh dilaksanakan sebelum salat Subuh.

Baca juga: Niat Salat Qobliyah Subuh, Tata Cara dan Bacaan Zikirnya

Baca juga: KEUTAMAAN Sholat Qobliyah Subuh dan Tata Cara Mengerjakannya, Simak Juga Jenis-jenis Sholat Sunah

Dikutip Tribunnews dari TribunLampung, tepatnya setelah azan dan sebelum ikamah salat Subuh.

Berikut ini tata cara sholat sunah qobliyah Subuh

1. Niat

أُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatash-shubhi rak’ataini qabliyyatal lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunah sebelum Subuh dua raka’t karena Allah Taala

2. Membaca surat al-fatihah dan surat-surat pendek al-Quran

Pada rakaat pertama membaca surat al-fatihah dan kemudian kemudian membaca surat Al-Kafirun. Dan pada rakaat yang kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, kemudian membaca surat al-Ikhlas.

3. Dzikir shalat sunnah qobliyah subuh

Setelah dua rakaat kemudian salam kemudian membaca dzikir shalat sunnah qabliyah subuh.

Berdasarkan dalil hadits riwayat Ibnu Sinni dan Al-Hakim, dzikir yang dibaca setelah selesai mengerjakan shalat sunnah sebelum subuh adalah sebagai berikut:

اَللهُمَّ رَبَّ جِبْرِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَمِيْمَائِيْلَ وَمُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Allahumma rabba jibrila wa israfila wa mika-ila wamuhammadinin-nabiyyi, a’udzubika minan-nar (dibaca 33 x)

Artinya: Ya Allah, wahai Tuhan dari Jibril, Israfil, Mikail, dan Nabi Muhammad. Aku berlindung diri dengan Engkau dari Neraka. (HR. Ibnu Sinni dan Al-Hakim).

Ilustrasi berzikir di masjid
Ilustrasi berzikir di masjid (gulalives.co)

Keutamaan salat sunah Qobliyah Subuh

Ustaz Marbi Nurwahyudi mengatakan bahwa keutamaan Ustaz Marbi Nurwahyudi mengatakan begitu besar.

Aisyah RA meriwayaktan dari Rasulallah SAW, Beliau bersabda "Dua rakaat (sebelum) fajar (salat subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya." (HR Muslim dan Tirmidzi).

Marbi juga melanjutkan bahwa salat sunah qobliyah subuh merupakan salah satu contoh ibadah sunah yang memiliki ganjaran sangat besar bagi orang yang istikamah melakukannya.

Dalam artian, orang tersebut selalu melaksanakan ibadah tersebut secara berkelanjutan dan konsisten.

"Allah itu senang yang istikamah walaupun cuma sedikit. Sehingga, dikerjakan dengan istikamah walaupun sedikit itu lebih baik, dibanding dengan membaca surat panjang tetapi (salat sunah Fajar) dilakukan cuma sekali dan setelah itu tidak pernah mengerjakan lagi," jelas ustaz Marbi Nurwahyudi.

Marbi menambahkan, hal terpenting adalah konsisten melaksanakan salat sunah Qobliyah Subuh karena hal itu disukai Allah SWT.

"Namun justru, ini yang terkadang berat," ucap Marbi.

Marbi menambahkan, ayat Alquran yang dibaca sebaiknya yang tidak terlalu panjang.

Hal tersebut karena waktu pelaksanaan salat sunah yang terbatas.

Jenis-jenis Sholat Sunnah

Sholat sunnah adalah ibadah yang dilakukan di luar sholat wajib. Sholat ini apabila dikerjakan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak berdosa.

Sholat sunnah seperti dilansir buku Pedoman dan Tuntunan Sholat Lengkap oleh Drs Abdul Kadir Nuhuyanan, dibagi menjadi 2 macam, yakni sholat sunnah rawatib dan sholat sunnah ghairu rawatib.

Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan mengiringi sholat fardhu. Waktu mengerjakannya sebelum atau sesudah sholat wajib lima waktu.

Sholat yang dilakukan sebelum sholat fardhu disebut sholat qobliyah. Sedangkan setelah sholat fardhu yakni sholat sunnah badiyah.

Macam sholat sunnah rawatib ada dua:

Pertama, sholat sunnah muakkad yakni sholat sunnah yang dikukuhkan untuk dikerjakan.

1. 4 Rakaat sebelum sholat zuhur

Niat sholat sunnah rawatib sebelum zuhur:

Usholli sunnatazh-zhuhri rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat, dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

2. 2 Rakaat sesudah sholat zuhur

Niat shalat sunnah rawatib sesudah shalat zuhur

Usholli sunnataz-zhuhri rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya : “Saya niat shalat sunnah setelah dzuhur dua rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah ta’ala.

3. 2 Rakaat sesudah sholat maghrib

Niat shalat sunnah rawatib setelah shalat maghrib:

Usholli sunnatal maghribi rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah setelah maghrib dua rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah ta’ala.”

4. 2 Rakaat sesudah sholat isya

Niat shalat sunnah rawatib setelah shalat isya:

Ushallii sunnatal ‘isyaa’i rak’ataini ba’diy-yatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat ba’diyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

5. 2 Rakaat sebelum sholat subuh.

Niat sholat sunnah rawatib sebelum sholat subuh:

Ushallii sunnatash shubhi rak’ataini qabliy-yatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat qabliyyah subuh 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.

Kedua, sholat sunnah ghairu muakkadah yaitu sholat sunnah yang tidak dikukuhkan untuk dikerjakan. Jumlah rakaat seluruhnya yakni 10 rakaat:

a. 2 Rakaat sebelum zuhur
b. 2 Rakaat sesudah zuhur
c. 4 Rakaat sebelum ashar
d. 2 Rakaat sebelum maghrib

Sholat sunnah muakkad dan ghairu muakkad ini dikerjakan:

-Tidak berjamaah.
-Jika empat rakaat, tiap dua rakaat satu salam.
-Tanpa azan dan iqamat
-Diutamakan tempat sholat sunnah berpindah dari tempat sholat fardhu.
-Bacaan tidak dikeraskan.

ilustrasi sedang laksanakan sholat dhuha
ilustrasi sedang sholat sunnah (handover via Tribun Bogor)

Sholat Sunnah Ghairu Rawatib

Sholat ghairu rawatib yakni sholat sunnah yang terikat oleh waktu. Macam-macam sholat sunnah ini antara lain:
1. Sholat Sunnah Wudhu

Sholat sunnah wudhu yakni sholat sunnah yang ditunaikan setelah melakukan wudhu. Jumlah rakaat ini yakni 2.

2. Sholat Dhuha

Sholat sunnah ini dikerjakan pada waktu matahari naik kira-kira sepenggalah sampai matahari agak tinggi dan agak kepanasan. Kira-kira pukul 07.00-11.00). Jumlah rakaat boleh 2, 4, 6, dan paling banyak 12 rakaat.

3. Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah dua rakaat. Sholat ini dilakukan pada saat masuk masjid sebelum duduk.

4. Sholat Istikharah

Sholat istikharah adalah sholat sunnah yang dilakukan untuk mengambil keputusan.

5. Sholat Istisqa’

Sholat istisqa’ adalah sholat sunnah untuk memohon kepada Allah agar diturunkan air hujan. Hal ini karena kekurangan air akibat kemarau panjang.

6. Qiyamul Lail (Sholat Tahajud, Tarawih, dan Witir)

Bangun malam (qiyamul lail) untuk menunaikan sholat malam adalah satu-satunya sholat sunnah yang diperintahkan langsung dalam Al Quran.

Sholat ini merupakan sholat terbaik sesudah sholat wajib. Sholat malam disebut sholat tahajud karena sebelumnya didahului dengan tidur.

Disebut sholat tarawih karena ditunaikan pada malam bulan Ramadhan. Disebut witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Semua sholat qiyamul lail dilakukan pada malam hari.

Jumlah rakaat sholat tahajud ada 11 rakaat. Pengerjaannya bisa 2 rakaat, 4 rakaat, kemudian sholat witir 3 rakaat.

7. Sholat Hari Raya (Id)

Sholat Hari Raya dalam Islam ada dua yakni sholat Idul Fitri pada 1 Syawal tahun Hijriah dan Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah tahun Hijriah. Hukum kedua sholat ini yakni sunnah muakkad.

8. Sholat Sunnah Gerhana

Sholat sunah gerhana dikerjakan saat terjadi gerhana bulan maupun gerhana matahari. Jumlah rakaatnya adalah dua rakaat.

9. Sholat sunnah safar

Sholat sunnah safar dilakukan ketika seseorang akan menunaikan bepergian atau ketika datang bepergian. Jumlah rakaat yakni dua rakaat.

10. Sholat Sunnah Mutlak

Macam-macam sholat sunnah lainnya yakni sholat sunnah mutlak. Sholat sunnah mutlak yakni sholat sunnah yang tidak ditentukan waktunya. Jumlah rakaat tidak ditentukan, dua rakaat atau lebih.

Waktu yang dilarang sholat yakni sesudah sholat subuh hingga terbit matahari, sesudah ashar hingga terbenam matahari dan tengah hari.

(Tribunnews.com/Renald)(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah)(TribunStyle.com/Anggie)

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved