Breaking News:

Berita Tala

Bocah Obesitas Kuringkit Tanahlaut Sudah Sehat dan Ingin Lanjut Sekolah, Ini Cita-citanya

Awal November 2020 lalu publik di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat dibikin heboh oleh adanya bocah obesitas berbobot 12

Penulis: Idda Royani | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/idda royani
Akhmad Irwandi 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Awal November 2020 lalu publik di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat dibikin heboh oleh adanya bocah obesitas berbobot 125 kilogram dari Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, Ahmad Irwandi.

Saat itu bocah yang kini berusia 14 tahun tersebut sakit terbaring lemah, bahkan sekadar bangun pun tak bisa. Menggerakkan tangan dan kaki juga sulit.

Hal itu kemudian kala itu mengundang empati publik. Sejumlah pihak kemudian mengulurkan tangan dan membantu memfasilitasi pengobatan di rumah sakit maupun memberi obat-obatan herbal.

Lama tak terdengar kabarnya, Irwandi sekarang telah sehat. "Alhamdulillah ulun (saya) sudah sehat, sudah bisa berjalan," ucap Irwandi, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Temulawak Berkhasiat Atasi Obesitas dan Diabetes, Lihat 7 Manfaat Lain Tanaman Rimpang Ini

Baca juga: Konsumsi Rutin Setiap Hari, Khasiat Temulawak Bisa Mencegah Diabetes dan Obesitas

Baca juga: Khasiat Temulawak Mampu Cegah Serangan Jantung, Jadi Obat bagi Obesitas

Baca juga: Lama Tak Terdengar Kabarnya, Ternyata Bocah Obesitas Tanahlaut Kini Telah Bisa Berjalan

Anak warga RT 8/I Kuringkit itu mengaku  tak ada keluhan lagi. Ia merasa telah bugar dan senang karena kini  sudah  dapat beraktivitas secara normal.

Meski begitu, Irwandi mengaku belum berani main sepakbola lagi. Ini merupakan salah satu hobinya selain bersepeda. Dulu, hampir tiap hari ia bermain bola dengan teman-teman sekampungnya.

Irwandi juga mengatakan bobot tubuhnya lumayan banyak susut. Namun secara persis tidak tahu karena belum ada menimbang badan lagi.

Diperkirakan lulusan madrasah negeri di Panyipatan ink susut sekitar 50-an kilogram. Karena itu, badan Irwandi tak segemuk dulu.

Ia mengatakan kini setelah kondisinya sehat, dirinya teramat ingin melanjutkan sekolah. Hanya saja orangtuanya tak mampu membiayai karena ekonomi keluarganya lemah.

"Saya ingin melanjutkan ke pondok pesantren. Cita-cita saya ingin menjadi ustadz," tandas Irwandi. (Banjarmasinpost.co.id/idda royani),

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved