Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalsel Gelar Diseminasi Secara Daring

Data Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi di sektor potensial dari pertanian, kehutanan, perikanan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Komoditas dari Provinsi Kalimantan Selatan yang diekspor, Sabtu (14/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan pada triwulan II tahun 2021 secara Year On Year (Yoy) tumbuh sebesar 4,40 persen atau 5,49 persen Quartal to Qwartal (Q to Q). 

Kondisi ini mesti dijaga agar pada triwulan selanjutnya tidak terjadi kekeliruan penganggaran yang menyebabkan ekonomi terkontraksi kembali. 

Dalam arahannya, Kamis (9/9/2021), Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel menjelaskan dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi di lapangan usaha sektor potensial dari pertanian, kehutanan, perikanan, 32,26 persen. 

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh hingga 43,20 persen. 

"Kondisi tersebut memposisikan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tertinggi ketiga di wilayah Kalimantan,  setelah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," urainya.

Baca juga: Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Andalkan UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

Baca juga: Terimbas PPKM, Pedagang di Martapura Sebut Jualannya Sepi Pembeli

Menjaga momentum pemulihan dan pertumbuhan ekonomi tersebut, sambung Sulaimansyah, terdapat beberapa isu strategis yang ada di wilayah Kalimantan Selatan.

Pertama, kerja keras belanja pemerintah (APBN dan APBD) dalam menyumbang peningkatan PDRB di Kalimantan Selatan.

Kedua, reformasi struktural dalam APBN dan APBD wilayah Kalsel. Ketiga, penguatan penerimaan pajak konsolidasian, namun kontraksi pada PNBP konsolidasi.

Keempat, kontribusi pengeluaran Pemerintah konsolidasian terhadap pembentukan tingkat perekonomian Produk Dometik Regional Bruto (PDRB) Kalsel.

Diuraikan Sulaimansyah, kontribusi belanja pemerintah di Kalsel sebesar Rp 37,3 triliun yang terdiri dari APBN sebesar Rp 26,6 triliun dan APBD sebesar Rp 28,08 triliun.

Pelepasan Komoditi Hasil Perikanan di Banjarmasin pada Kegiatan Ekspor Raya serentak
Pelepasan Komoditi Hasil Perikanan di Banjarmasin pada Kegiatan Ekspor Raya serentak (banjarmasinpost.co.id/acm)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved