Breaking News:

Berita Banjarbaru

Pantau Karhutla dari Udara, Besok Satu Heli Patroli Tiba di Kalsel

Kalsel akan kembali mendapatkan tambahan helikopter untuk penanganan karhutla. Bukan heli water boombing, melainkan heli patroli.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Heli patroli karhutla 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kalsel akan kembali mendapatkan tambahan helikopter untuk penanganan karhutla. Bukan heli water boombing, melainkan heli patroli.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kalsel DR H A Alam Kamis (9/9/2021) Kalsel mengatakan, hingga kini Kalsel masih memiliki satu heli patroli yang digunakan untuk memantau kondisi Kalsel dari udara.

"Besok, Jumat (10/9/2021) akan datang satu helikopter patroli yang menambah jumlah heli patroli karhutla di Kalsel. Dengan dua heli patroli itu sudah cukup sekali," ujarnya.

Dengan tambahan heli patroli tersebut maka jelas Alam pihaknya dapat membagi lokasi patroli. suatu pesawat akan melakukan pemantauan udara ke daerah Utara Kalimantan Selatan dan satu heli lainnya akan memantau ke daerah Barat Kalimantan Selatan.

Baca juga: Pemadam Kebakaran Swasta Direkrut BPBD Kalsel untuk Bantu Tangani Karhutla

Baca juga: Terdampak Karhutla, Indeks Tutupan Lahan di Kabupaten Tapin Rendah

Wilayah Utara Kalimantan Selatan yakni daerah Tanahbumbu dan Kotabaru. Sementara daerah barat yakni daerah hulu sungai.

Selama ini, satu heli patroli harus memantau seluruh daerah Kalimantan Selatan. Akibatnya ada rentang waktu antara heli patroli dan heli water bombing.

"Harapan Kita nanti kita mendapatkan waktu yang lebih akurat sehingga tidak ada rentang waktu antara heli patroli dengan tim motor bombing," ujar Alam.

Empat heli water bombing yang kini ada di Kalimantan Selatan jelas Alam sudah mencukupi. Namun dengan tambahan satu heli patroli akan memudahkan dalam pemantauan titik api di Kalimantan Selatan.

Ditanya alasan didatangkannya satu hari patroli ke Kalimantan Selatan Sedangkan akhir-akhir ini hujan terus turun di Kalimantan Selatan jelas Alam bisa jadi BNPB memiliki alasan khusus atau masih ada hari patroli yang bisa dimanfaatkan untuk penanganan karhutla. Terlebih, dengan adanya tambahan heli patroli maka masyarakat Kalsel diuntungkan.

"Semua biaya operasional termasuk gaji pilot juga sudah ditanggung oleh BNPB sehingga tidak masalah jika kita menerima heli yang datang nanti untuk dimanfaatkan," tambahnya.

Baca juga: Heli Sudah Siram 3 Juta Liter Air Untuk Karhutla di Kalsel

Selain itu jelas Alam status darurat karhutla Kalsel juga masih panjang yakni hingga 30 November 2021. Dikhawatirkan nantinya terjadi pergeseran musim. Status darurat baru akan dicabut jika hujan turun secara normal dan tanpa ada anomali cuaca.

Terlebih saat ini ujar Alam hujan di Kalimantan Selatan juga masih dengan intensitas ringan hingga sedang. Selain itu sebaran hujan juga masih belum merata ke Kalimantan Selatan.

Bahkan titik api juga masih ditemukan di daerah Labuan Amas Utara, Labuan Amas Selatan HSU dan Dana Barat dan Selatan di HSS. Meski begitu titik api bisa dikuasai dengan heli water bombing. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved