Breaking News:

Masjid Agung Al Karomah

Wisata Kalsel: Masjid Agung Al Karomah, Perjalanan Spiritual di Masjid Bersejarah

Wisata Kalsel, Kota serambi Mekkah demikian julukan untuk Martapura, ibukota Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Ya, karena di kota inilah

Penulis: Salmah | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Wisata Kalsel, tiang bercat hijau ini menandakan struktur utama Masjid atau awal berdirinya mesjid Jami Martapura atau sekarang dinamakan Mesjid Agung Al Karomah. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Wisata Kalsel, Kota serambi Mekkah demikian julukan untuk Martapura, ibukota Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Ya, karena di kota inilah perjalanan syiar Islam berkembang sejak zaman Kerajaan Banjar.

Sebagai kota yang religius, di Martapura ada banyak masjid yang tersebar di beberapa kawasan.

Jadi bagi Anda yang menetapkan Martapura sebagai tujuan berwisata, maka Anda akan banyak mendapat pengetahuan dan pengalaman spiritual salah satunya dengan mengunjungi Masjid Agung Al-Karomah.

Masjid yang berlokasi di tepi Jl Ahmad Yani Km41 ini dibangun pada 10 Rajab 1315 H atau 5 Desember 1897 M. Awalnya dinamakan sebagai Masjid Jami Martapura.

Baca juga: Wisata Kalsel: Mengunjungi Masjid Besar di Serambi Mekkah, Mencolok Bangunannya

Baca juga: Wisata Kalsel : Didominasi Bangunan Bambu, Wisata Racah Mampulang Sediakan Spot Foto Nuansa Alam

Baca juga: Wisata Kalsel : Sawah Nan Asri Bikin Cantik Pasar Budaya Racah Mampulang, Jerami Pun Jadi Daya Tarik

Baca juga: Wisata Kalsel : Punya Tampilan Baru, Pasar Budaya Racah Mampulang Balangan Dipromosikan

Masjid jami tersebut berstruktur utama kayu ulin pada dinding, tiang dan lantai serta atapnya sirap. Lantas masjid ini dalam pejalanan waktu mengalami tiga kali renovasi.

Saat ini masjid tersebut terlihat megah dengan konstruksi beton dan rangka atapnya terbuat dari baja stainless. Kubahnya dilapisi bahan enamel.

Semula atap masjid berbentuk kerucut dengan konstruksi atap tumpang, sebagaimana gaya masjid tradisional Banjar. Setelah beberapa kali rehab akhirnya berubah menjadi bentuk kubah.

Adapun perubahan nama masjid dari Masjid Jami menjadi Masjid Agung Al Karomah yaitu pada malam Senin 12 Rabiul Awal 1415 Hijriyah atau pada 1994 Masehi saat perayaan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.

Meski sering direnovasi, namun di dalam masjid, sampai saat ini masih dapat dilihat struktur utama Masjid Jami Martapura yang ditandai beberapa tiang bercat hijau, pada bagian tersebut ada empat tiang guru yang biasa digantungi kembang barenteng.

Jejak sejarah juga terlihat pada mimbar yang berusia lebih satu abad dan masih berfungsi. Mimbar tersebut berukiran untaian kembang. Ada tangga atau undakan untuk khatib berkhutbah.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved