Breaking News:

Yamaha Indonesia

Begini Perjuangan Juara Maxi Yamaha Journey, Demi Dapatkan Konten Berkualitas

Seluruh pemenang Maxi Yamaha Journey dinilai memiliki tingkat kreativitas dan antusiasme tinggi dalam mengikuti jalannya perlombaan.

Editor: Eka Dinayanti
Yamaha Indonesia
pemenang Maxi Yamaha Journey 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Deretan nama para pemenang Maxi Yamaha Journey telah resmi diumumkan pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Total ada sebanyak 22 peserta yang terpilih sebagai juara untuk tiga kategori yang berbeda, yaitu Best Photo 10 pemenang, Best Video 10 pemenang dan Most Quantity Content sebanyak 2 pemenang.

Seluruh pemenang tersebut, dinilai memiliki tingkat kreativitas dan antusiasme tinggi dalam mengikuti jalannya perlombaan.

Hal tersebut dapat dilihat dari puluhan konten berkualitas yang dihasilkan, dimana mereka sukses menyajikan karya digital terbaik dalam menampilkan Kenyamanan Maksimal skutik MAXi Yamaha saat menunjang mobilitas harian maupun hobi sang pengendara.

Namun di balik pencapaian luar biasa yang diraih oleh ke-22 pemenang Maxi Yamaha Journey, ternyata banyak catatan menarik yang mewarnai jalannya pembuatan karya foto dan video tersebut.

Mulai dari perjalanan jauh yang harus ditempuh, pengorbanan waktu yang tidak sedikit, hingga kondisi cuaca yang tidak mendukung saat pengambilan gambar.

pemenang Maxi Yamaha Journey
pemenang Maxi Yamaha Journey (Yamaha Indonesia)

Seperti yang diutarakan oleh Putu Bayu Wiraguna (23), pemenang Maxi Yamaha Journey kategori Best Video yang merupakan seorang pengguna XMAX asal Pulau Dewata Bali.

Bayu sapaan akrabnya, mengaku penuh perjuangan dalam memproduksi video yang diperlombakan.

Pasalnya, karena konsep yang diusung adalah adventure touring yang banyak menampilkan keindahan alam Bali, maka dirinya perlu mengambil gambar di lebih dari satu lokasi yang jaraknya cukup jauh dari Kota Denpasar tempatnya tinggal.

“Konsep video saya arahkan ke aktivitas berpetualang, menjelajah alam Bali dengan menggunakan motor XMAX. Karena saya mau ambil gambar dengan latar belakang hutan, gunung dan pantai, jadi lokasi shooting yang didatangi cukup banyak dan jauh. Seperti ke daerah Kintamani untuk explore hutan pinus dan gunung, lalu ke Uluwatu untuk ambil gambar tebing tepi laut dan sunset. Total shooting itu sampai empat hari dan yang menjadi tantangan terbesar itu adalah cuaca yang tidak menentu,” ungkap mahasiswa jurusan perfileman tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved