Ekonomi dan Bisnis
Belum Panen, Harga Beras Merah Lokal Lebih Mahal Dibanding dari Jawa
Harga beras merah lokal, ternyata lebih mahal dari pada beras merah Premium dari Jawa.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINBPOST, BANJARBARU -Harga beras merah lokal, ternyata lebih mahal dari pada beras merah Premium dari Jawa.
Jika beras merah lokal harga per kilo Rp 30 ribu. Untuk beras merah produksi Jawa lebih murah yakni di harga Rp 28.000 per kilo.
Menurut salah satu penjual beras merah di Banjarbaru, Azizah, Jumat (10/9/2021) mengatakan bahwa bahwa harga beras merah tersebut di bawa dari atas pegunungan.
"Karena berasnya kan sulit juga. Kan belum panen jadi masih belum melimpah. Sehingga harganya masih tinggi," kata Azizah.
Baca juga: Koramil 1003-06 Simpur Bagikan Beras Untuk Lansia HSS
Baca juga: Milad ke-6, BPK Palmars Banjarmasin Bagi-bagi Beras Untuk Warga
Wajar jika kemudian harga beras merah lokal lebih mahal dari pada produk Jawa.
"Ya karena belum musim panen. Apalagi ini masih sering banjir dan hujan," kata dia.
Namun menurut Azizah, beras ini sangat dicari warga. Sebab sudah mulai banyak warga yang mulai sadar pentingnya kesehatan. Karena menurut warga mengkonsumsi beras merah akan menurunkan kadar gula yang dimakan.
Rahmah, salah satu pengkonsumsi beras merah, mengatakan dirinya rajin mengganti beras putih dengan beras merah dengan alasan kesehatan.
Baca juga: BST Pusat Dihentikan, 1.830 Warga HSS Dapat Bantuan Beras Sejahtera Daerah
"Nasi merah dapat menjadi kan diet yang bagus. Salah satu teknik untuk menemukan berat badan yang sempurna ialah dengan menciptakan program diet khasiat beras merah," kata dia.
Diet yang baik, sambung Rahmah, ialah mengendalikan diet dengan mengonsumsi lumayan nutrisi.
(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-kalsel-diwakili-kadishut-kalsel-hanif-faisol-nurofiq.jpg)