Breaking News:

Bumi Murakata

Cegah Penularan Covid-19 di Kalangan Ibu Hamil, TP PKK HST Gencarkan Gabin

TP PKK HST menyelenggarakan vaksin untuk ibu hamil, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
diskominfo hst
Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang bersama Kadinkes HST drg Kusudiarto menunjukkan sertifikat vaksin ibu hamil yang sudah menerima vaksinasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Vaksinasi Covid-19 terus digencarkan di Hulu Sungai Tengah melalui Gerakan Ibu Hamil Vaksin (Gabin).

TP PKK HST menyelenggarakan vaksin untuk ibu hamil, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung Murakata, Kamis 9 Sepeltember 2021.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) HST T Cheri Bayuni Budjang didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kab HST Hj Fauziah menghadiri kegiatan tersebut.

Cheri Bayuni dalam sambutannya mengatakan meningkatnya kasus positif covid-19 yang juga berdampak pada meningkatnya kasus positif covid-19 pada ibu hamil.

Berdasarkan berbagai pertimbangan, wanita hamil memiliki peningkatan risiko gejala berat apabila terinfeksi covid-19.

Cheri Bayuni Budjang berfoto bersama peserta vaksin dari kalangan ibu hamil.
Cheri Bayuni Budjang berfoto bersama peserta vaksin dari kalangan ibu hamil.
(diskominfo hst)

Sebagai upaya untuk mengurangi peningkatan kasus positif covid-19 melalui surat edaran Kemenkes dengan nomer HK. 02.01/1/2007/2021 yang terbit pada 2 agustus 2021, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran terkait tentang bolehnya ibu hamil menerima vaksin covid-19.

"Ibu hamil adalah kelompok yang rentan terinfeksi virus covid-19, karena ibu hamil daya tahan tubuhnya turun sehingga mudah terinfeksi virus corona. Akibatnya dapat tertular kepada anak dalam kandungan,sehingga untuk menghindari dan mencegah masuknya infeksi virus kedalam tubuh ibu hamil, perlu mendapatkan vaksinasi covid-19 untuk meminimalisir resiko terjangkitnya virus covid-19," jelas Cheri.

Ditambahkan, pemerintah juga mendapatkan rekomendasi dari komite penasihat ahli imunisasi nasional (ITAGI) untuk mulai menyasar dua kelompok rentan agar risiko dapat diminimalisir.

Kelompok rentan yang harus diberikan vaksin adalah ibu hamil dan anak berusia 12 sampai 17 tahun.

Ibu hamil adalah kelompok yang sangat rentan.

Banyak syarat yang harus dipenuhi sebelum menerima vaksin.

Kemenkes RI menyebutkan bahwa syarat ibu hamil bisa menerima vaksin covid-19 yaitu suhu tubuh normal atau tidak lebih dari 37,5 derajat celcius; usia kehamilan lebih dari 13 minggu; tidak memiliki gejala preeklamsia, Tidak memiliki riwayat elergi berat, Seperti sesak napas, Bengkak, Gata di seluruh badan; tidak memiliki penyakit penyerta seperti Jantung, Diabetes, Asma, Penyakit paru, HIV, Penyakit tiroid, Penyakit ginjal kronis dan penyakit hati, Penyakit autoimun; tidak sedang dalam pengobatan gangguan pembekuan darah dan kelainan darah lainnya; dan jika pernah terkonfirmasi positif covid-19 kurang dari 3 bulan maka vaksinansi ditunda.

Turut Berhadir Kepala Dinas Kesehatan HST, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ketua IBI, Dr. Hj. Siti Rahmaniah, Sp. OG, Pengurus TP PKK HST dan ketua TP PKK Kecamatan se-HST. (AOL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved