Breaking News:

Berita Tanahlaut

Dapat Sertifikat, Warga Kabupaten Tanahlaut Diminta Terus Kembangkan Pemanfaatan Tanah

Melalui kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tala, sertifikasi lahan masyarakat terus dilakukan meski secara bertahap.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
Bupati Tala HM Sukamta secara simbolis menyerahkan sertifikat kepada warga, Selasa kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak dulu hingga sekarang sertifikasi lahan selalu menjadi persoalan krusial yang menyelubungi masyarakat.

Masih cukup banyak yang belum memilikinya dikarenakan sejumlah hal terutama menyangkut biaya.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Melalui kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sertifikasi lahan masyarakat terus dilakukan meski secara bertahap.

Baca juga: Karhutla Kembali Mengintai, Api Jamah Lahan Bondong di Gunungraja Kabupaten Tanahlaut

Baca juga: Penularan Covid-19 di Tanahlaut Masih Tinggi, Sehari Tambah 85 Pasien Baru

Kalangan warga di daerah ini pun berharap program bantuan biaya pembuatan sertifikat tanah terus digulirkan oleh pemerintah.

Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini akibat berkepanjangannya pandemi covid-19.

"Pandemi ini bikin hidup susah, penghasillan anjlok. Untuk biaya hidup sehari-hari saja berat, boro-boro bikin sertifikat tanah, mana ada uangnya," ucap Rusdi, warga Saranghalang, Jumat (10/9/2021).

Karena itu petani kecil ini berharap program prona maupun program lainnya yang sejenis dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Sertifikat lahan memang merupakan dokuman penting yang harus dimiliki pemegang hak karena menjadi bukti kepemilikan (legalisasi) yang sah secara hukum.

Karenanya mesti dimiiki oleh pemilik tanah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved