Breaking News:

Berita Tapin

Dinas PMD Kabupaten Tapin Bantu Kecamatan dan Desa yang Membentuk Bumdesma

Dinas PMD Kabupaten Tapin bersama pihak terkait telah membantu pembentukan enam Bumdesma di

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
DINAS PMD KABUPATEN TAPIN
Salah satu produk dari hasil Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, binaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapin, Kalimantan  Selatan, telah membentuk Badan Usaha Milik Desa dan Badan Usaha Milik Desa Bersama

Gencarnya upaya di semua desa itu, demi mengembangkan usaha dan menambah pendapatan asli setempat. Sekaligus, membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan di desa-desa.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin, Rahmadi, Jumat (10/9/2021), mengatakan, dari 126 desa yang ada di Kabupaten Tapin hingga saat ini sudah semuanya terbentuk BUMDes dan Bumdesma.

"Dari awal saya menjabat, bersama bidang-bidang terkait, sangat gencar melakukan sosialisasi dan mendorong agar pemerintah desa yang ada di Kabupaten Tapin membentuk Bumdes. Kami bersyukur, semua sudah terwujud," ujarnya.

Baca juga: Gantung Diri di Kalsel : Ditemukan Tewas Tergantung, Perempuan Tapin ini Sempat Cekcok dengan Suami

Baca juga: BREAKING NEWS : Gantung Diri di Kalsel, Perempuan 27 Tahun di Tapin Tewas Tergantung di Kamar Mandi

Dalam perkembangan, pihaknya juga membantu pada upaya penggabungan beberapa BUMDes menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama atau Bumdesma.

"Ada enam Bumdesma yang sudah terbentuk, yaitu dua buah di Kecamatan Piani dan masing-masing satu di Kecamatan Candi Laras Utara, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kecamatan Hatungun dan Kecamatan Salam Babaris," rincinya.

Ditambahkannya, Bumdesma itu adalah gabungan dari Badan Usaha Milik Desa yang bersepakat menyertakan modal secara gabungan. Setelah itu, terbentuklah Bumdesma.

"Masing-masing BUMDes menggabungkan modalnya bersama-sama, hingga modal menjadi besar dan membentuk satu Bumdesma," lanjutnya. 

Baca juga: Resmi Tapin Punya Enam Pertashop, Ternyata Program Bumdes Usaha Bersama

Baca juga: Terbaik Keempat, BUMDes Salam Babaris Tapin Akan Diikutkan Expo di Duta Mall Banjarmasin

Ia mencontohkan di Kecamatan Candi Laras Utara terdapat 13 BUMDes dari 13 desa. Kalau rata-rata satu BUMDes serahkan modal Rp 100 juta di Bumdesma, maka terhimpun Rp 1,3 miliar.

Menurut Rahmadi, 70 persen BUMDes di Kabupaten Tapin sudah aktif, meskipun masih minim dalam memberikan tambahan Pendapatan Asli Desa.

Namun begitu, pihaknya optimis apabila BUMDes atau Bumdesma ini dikelola dengan baik dan ditunjang dengan semangat para pelakunya, maka akan berkembang. Tentunya, bisa menambah Pendapatan Asli Desa dan menyejahterakan masyarakat di desa.

"Saya optimis dengan berkembangnya BUMDes, juga dengan tambahan Pendapatan Asli Desa dari BUMDes,  perekonomian di desa meningkat sehingga masyarakat Kabupaten Tapin sejahtera," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved