Breaking News:

Cafe Jadul Kopi Ruang Hati

Kuliner Kalsel, Suasana di Kopi Ruang Hati Banjarmasin Terasa Berada di 1980-1990

Kuliner Kalsel. Kopi Ruang Hati, kafe tempat pilihan warga dengan suasana klasik yang berada di kawasan Jalan Gunung Sari Raya, Kota Banjarmasin.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Kuliner Kalsel. Kopi Ruang Hati, kafe yang berada di kawasan Jalan Gunung Sari Raya, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (10/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kuliner kalsel. Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat tak bisa melakukan travelling keluar kota, mengunjungi objek wisata.

Apalagi, ada beberapa daerah yang masuk katagori Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sehingga obyek wisata tak boleh buka.

Warga, khususnya kawula yang suka jalan-jalan pun merasa sumpek bila harus diam di rumah saja. Salah satu pilihan di masa pandemi ini adalah dengan bersantai di kafe, tapi menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Rina, warga Jalan HKSN, Kota Banjarmasin, di tengah kesibukannya bekerja, sesekali bersama temannya, Shelli singgah di kafe.

"Tak hanya bersantai, saya juga biasanya membahas pekerjaan sambil minum dan mneikmati kuliner dengan harga cukup murah," ucapnya.

Baca juga: Wisata Kalsel, Keindahan Pulau Bromo Banjarmasin dari Atas Jembatan Gantung

Baca juga: Kampung Hijau Tujuan Favorit Wisatawan yang Susur Sungai Martapura, Ongkos Hanya Rp 10 Ribu

Salah satu kafe yang dikunjungi Rina adalah Kopi Ruang Hati di kawasan Jalan Gunung Sari Raya, Kota Banjarmasin.

"Walau pun letaknya tidak di tengah kota, cukup enak buat bersantai. Suasana jadul pun terdapat di dalam ruangan ini," ucapnya.

Apa yang diucapkan Rina ada benarnya, nuansa era tahun 1980-1990-an sangat terasa. Menengok ke bagian atas kafe ini, ada beberapa jendela lama digantung dari plafon dengan rantai besi bewarna hitam.

Tempat duduk di samping kanan terdapat kursi berwana cokelat antik. Juga terdapat televisi, mesin tik, piano dan radio jadul yang dipajang.

"Kalau jendela dan kursi jadul ini sudah ada sejak awal saya menyewa. Tapi, ada beberapa barang yang saya datangkan dari Jawa," kata Debora Christina, owner Kopi Ruang Hati.

Baca juga: Dulunya Rumah Saudagar Banjar, Begini Sejarah Museum Wasaka

Baca juga: KalselPedia - Miniatur Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi di Taman Maskot Bekantan Banjarmasin

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved