Breaking News:

Cafe Jadul Kopi Ruang Hati

Kuliner Kalsel, Tulisan dan Lukisan Penuh Makna di Kopi Ruang Hati Banjarmasin

Kuliner Kalsel. Tulisan Sibuk Bekerja Lupa Bercanda, Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kalau libur ada di kafe Kopi Ruang Hati, Kota Banjarmasin.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Kuliner Kalsel. Beberapa tulisan dan gambar di kaca depan pintu masuk Kopi Ruang Hati, kafe yang berada di kawasan Jalan Gunung Sari Raya, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (10/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kuliner kalsel. Saat ini lukisan mural menjadi perhatian berbagai pihak.

Bila berkunjung ke Kopi Ruang Hati di Jalan Gunung Sari Raya, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan,  terdapat banyak tulisan dan lukisan di depan kaca, tapi sifatnya memotivasi.

Di depan pintu kaca ada tulisan: "Sibuk Bekerja Lupa Bercanda" dan di sampingnya ada gambar jam.

Ada juga tulisan "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kalau libur," dengan gambar pohon nyiur.

Baca juga: Kuliner Kalsel, Kopi Ruang Hati di Banjarmasin Turut Menjaga Kesehatan Pengunjung

Lalu, di dinding ada ditulis: "Dimana bumi dipijak, di situ kopi diseduh".

Menurut Debora Christina, owner Kopi Ruang Hati, tulisan-tulisan yang ada di kaca itu artinya semua hampir sama.

"Kafe saya, Kopi Ruang Hati, meningatkan kepada kita semua, ada waktunya kita menikmati hidup. Tidak selalu bekerja saja. Menikmati kopi dengan kearifan lokal alias Kopi Indonesia, tetap bisa membuat kita menikmati apa artinya kenikmatan hidup bersama orang-orang tercinta kita," jelasnya.

Begitu juga ada lukisan gambar orang berbaju putih yang berjalan berlawanan arah dengan enam orang laki-laki berjalan dengan baju dan celana panjang warna merah bagian bawah lebar dengan tulisan "Future loco moco."

Baca juga: Kuliner Kalsel, Suasana di Kopi Ruang Hati Banjarmasin Terasa Berada di 1980-1990

"Arti foto itu, saya tidak ingin menjadi peniru atau ikut-ikutan orang-orang di sekitar saya, tapi saya harus mencari jalan saya sendiri. Ini sama dengan filosofi kafe saya yang temanya vintage atau jadul," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved