Breaking News:

Berita Nasional

Wajib Diketahui, Ini Penyebab Gagal Daftar Prakerja Gelombang 20

Pemeintah RI sudah resmi membuaka pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 20 sudah resmi dibuka.

Editor: Edi Nugroho
Kompas.com
ilustrasi pra kerja 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemeintah RI sudah resmi membuaka pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 20 sudah resmi dibuka.

Ternyata sama dengan pendaftaran sebelumnya di www.prakerja.go.id, jumlah kuota di Prakerja Gelombang 20 yakni sebanyak 800.000 orang.

Bagi warga yang ingin mendaftar Prakerja Gelombang 20 cukup mudah di laman www.prakerja.go.id,

Caranya, bisa dilakukan via smartphone maupun komputer asalkan tersedia koneksi jaringan internet.

Baca juga: Inilah Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan dan Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 20

Baca juga: CARA Daftar Kartu Prakerja Gelombang 20, Segera Login di prakerja.go.id

“Pembukaan Prakerja Gelombang 20 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak karena adanya pandemi Covid-19,” kata
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.

Melalui program Kartu Prakerja, harapan untuk memerdekakan angkatan pra kerja dari inkompetensi dapat segera terwujud.
Melalui program Kartu Prakerja, harapan untuk memerdekakan angkatan pra kerja dari inkompetensi dapat segera terwujud. (Kompas.com)

Dijelaskannya, jumlah alokasi anggaran pelaksanaan program kartu prakerja pada semester dua tahun 2021, termasuk di dalamnya Kartu Prakerja Gelombang 20, adalah Rp 10 triliun.

Denni dalam keterangannya dikutip pada Jumat (10/9/2021), dengan alokasi anggaran yang tersedia di semester 2 tahun 2021,

“Program Kartu Prakerja akan mampu memberikan bantuan kepada setidaknya 2,8 juta penerima yang terbagi dalam beberapa gelombang pendaftaran,” ujarnya.

Peserta Kartu Prakerja Gelombang 20 akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Jika dirinci, dana pelatihan Prakerja Gelombang 20 sebesar Rp 1 juta, insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan dan insentif survei sebesar Rp 50.000 untuk tiga kali survei.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved