Kartu Prakerja

CARA Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20, Tidak Usah Buru-buru Asalkan Penuhi Syarat Ini

Berikut ini cara agar lolos Kartu Prakerja Gelombang 20. Pendaftaran hanya dilakukan di situs resmi www.prakerja.go.id.

DOK. SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Kartu Prakerja.CARA Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20, Tidak Usah Buru-buru Asalkan Penuhi Syarat Ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Segera daftar program Kartu Prakerja Gelombang 20 yang telah resmi dibuka mulai Kamis (9/9/2021).

Seperti biasa, pendaftaran hanya dilakukan di situs resmi www.prakerja.go.id.

Berikut ini cara agar lolos Kartu Prakerja Gelombang 20.

Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja mengatakan, pendaftaran dibuka hingga beberapa hari ke depan.

Proses seleksi juga tidak mengacu pada siapa yang lebih dahulu mendaftar.

Oleh karena itu, calon peserta diimbau tidak perlu terburu-buru agar tak ada yang terlewat. Jika data yang diisi benar, kemungkinan lolos menjadi peserta akan jauh lebih besar.

Baca juga: Kunjungan ke Medan, Menko Airlangga Tinjau Vaksinasi dan Temui Peserta Program Kartu Prakerja

Baca juga: Wajib Diketahui, Ini Penyebab Gagal Daftar Prakerja Gelombang 20

"Gelombang 20 Kartu Prakerja telah dibuka. Kunjungi situs resmi kami hanya di www.prakerja.go.id untuk membuat akun dan mengikuti seleksi Kartu Prakerja," tulis akun Instagram resmi @prakerja.go.id, dikutip Kompas.com, Jumat (10/9/2021).

Untuk lolos seleksi, syarat utamanya yakni harus warna negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas, termasuk mereka yang masih bekerja ataupun tidak bekerja, kena PHK, bahkan baru lulus kuliah.

Pendaftar yang tidak bisa lolos dalam pendaftaran Kartu Prakerja adalah mereka yang masih aktif sekolah atau kuliah.

Selain itu, mereka sudah pernah menerima bantuan sosial (bansos) lainnya dari kementerian/lembaga terkait, seperti subsidi upah dari Kementerian Ketenagakerjaan, DTKS dari Kementerian Sosial, dan BLT UMKM alias BPUM dari Kemenkop UKM.

Pendaftar tidak boleh terdaftar sebagai anggota TNI/POLRI, anggota DPR/DPRD, direksi/komisaris/dewan pengawas BUMN/BUMD, serta perangkat desa.

"Ini adalah daftar terlarang dan mereka tidak bisa menerima Kartu Prakerja," jelas Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa beberapa waktu lalu.

Louisa menyebutkan, lolos atau tidaknya pendaftar tergantung dari hasil penyaringan. Setidaknya ada dua verifikasi yang dilalui sebelum peserta dinyatakan lolos.

Verifikasi pertama adalah verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KK dengan data di Dukcapil. NIK yang tidak terdaftar otomatis gugur.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved