Berita HST
Kecelakaan Kalsel, Tabrakan dengan Tronton di Jalan Nasional HST, Pengendara CBR Tewas Mengenaskan
Mahasiswa asal Desa Tanah Habang HST tewas di tempat kejadian setelah terlempar ke aspal dan tubuhnya masuk ke bawah bak mobil
Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kecelakaan tragis di jalan nasional Desa Sungai Rangas Rt 03 Kecamatan Lauanamas Selatan, Hulu Sungai Tengah, Jumat (10/9/2021) pukul 16.00 wita antara truk tronton VS Honda CBR DA 2232 YD.
Pengendara Honda CBR bernama Muhammad Fatzrin (24) tewas mengenaskan.
Mahasiswa asal Desa Tanah Habang Kecamatan Batangalai Selatan tersebut tewas di tempat kejadian setelah terlempar ke aspal dan tubuhnya masuk ke bawah bak mobil angkutan semen tersebut.
Kasatlantas Polres HST Iptu Khamdari kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (11/9/2021), menjelaskan, sebelum kejadian mobil Hino tracktor head warna hijau tua B 9446 UEK dikemudikan Nanda Putra (24) warga Jalan Pamanaran Desa Angsau Rt.025 Kabupaten Tanah Laut datang dari arah Banjarmasin menuju Barabai.
Sedangkan pengendara CBR dari arah sebaliknya melaju dengan kecepatan tinggi.
Baca juga: Kecelakaan di Kalsel, Tabrakan Motor, Satu Pengendara Tewas di Kawasan Jembatan Rumpiang Batola
Baca juga: Kecelakaan Kalsel, Dua Motor Tabrakan di HSU, Satu Pengendara Meninggal
Sesampainya di jembatan Sungai Rangas pengendara CBR tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya saat melintasi jembatan jalan yang bergelombang.
Dia pun terpental jatuh dan terbentur safety mobil bagian tengah sebelah kanan.
Akibatnya, hidung mengalami pendarahan, daun telinga kanan robek, bagian kaki sebelah kanan berlubang.
Juga luka memar di bagian kaki sebelah kanan dan luka lubang kecil di bagian paha sebelah kanan.
Korban yang tubuhnya kemudian terpental itupun meninggal dunia di tempat kejadian.
Baca juga: Banjir Kalsel, Tanahlaut Terendam, BPBD Kalsel Kirim Perahu Bermesin
Baca juga: Meninggal Sekeluarga dalam Gudang di Banjarmasin, ini Hasil Visum Rumah Sakit
Sedangkan pengemudi mobil bersama penumpang Dhita Setiawati selamat, tidak mengalami luka-luka.
Kasatlantas menyebut, akibat kejadian itu kerugian materiil ditaksir Rp. 9.500.000.
Barang bukti berupa sepeda motor dan mobil sudah dievakuasi.
(banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/troton-angkutan-semen-nahas-setelah-bertabrakan-dengan-pengendara-sepeda-motor.jpg)