Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Jalur Darat dari Banjarmasin Terendam Banjir Kalteng, Distribusi Angkutan Bahan Pokok Lewat Sungai

Jalur sungai kini menjadi alternatif distribusi bahan kebutuhan pokok ke sejumlah daerah terdampak banjir Kalteng

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Aliansi Tabalong
Ilustrasi-bantuan yang dibawa aliansi tabalong peduli banjir kalteng dipindahkan ke longboy agar bisa melintas di bukit rawi 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Banjir yang melanda sejumlah Kabupaten di Kalteng membuat distribusi bahan kebutuhan pokok yang selama ini dipasok dari Banjarmasin menjadi terhambat.

Daerah seperti Katingan hingga ke Sampit untuk saat ini tidak bisa dilewati angkutan darat karena sejumlah titik yang cukup parah terendam banjir.

Kadis Perdagangan Kalsel, Birhasani mengatakan, dengan kondisi banjir Kalteng saat ini alternatif jalur distribusi bahan kebutuhan pokok adalah melalui transportasi sungai.

"Alternatif ini bisa ditempuh meski akan terjadi keterlambatan barang sampai tujuan, agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok pada titik pemukiman di daerah banjir, jalur angkutan sungai perlu menjadi pertimbangan baik oleh pelaku usaha maupun pemerintah, " kata Kadis Perdagangan Kalsel, Birhasani, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Relawan HST Terjun Galang Dana, Seribu Paket Sembako Siap Disalurkan untuk Korban Banjir Kalteng

Baca juga: Perjuangan Aliansi Tabalong Distribusikan Bantuan Banjir Kalteng, Tertahan 6 Jam di Bukit Rawi

Dijelaskan dia, pada prinsipnya Pemerintah Kalimantan Selatan, dalam hal ini Dinas Perdagangan Kalsel siap bekerjasama dan membantu suplai barang ke Kalteng.

Bagaimana pasokan ayam ke Kalteng?  Menurut Sekertaris Pinsar Kalsel, Junedi, Minggu (12/9/2021)
Ayam Kasel tidak bisa masuk ke sampit dan pangkalan bun.

"Untuk live bird di Kalsel kondisinya stok menumpuk dan dalam ukuran jumbo, 2.5-3 kg per ekor," kata Junaedi.

Baca juga: Banjir Kalteng: Sungai Kahayan Meluap Permukiman Warga Palangkaraya Terendam

Dijelaskan Junaedi, untuk sementara live bird dijual ke arah Kaltim dan kaltara.

"Untuk ukuran jumbo harga live bird 15.000-16.000 per kg, untuk ukuran normal ( dibawah 2 kg per ekor) 17,500-19,000 per kg," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved