Breaking News:

Sport

Lakukan Pemusatan Latihan di Kabupaten Tapin, Atlet Panjat Tebing Kalsel Siap Hadapi PON Papua 2021

Atlet panjat tebing Kalsel melaksanakan pemusatan latihan di Tapin. Mereka pun, siap menghadapi PON Papua 2021

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Hari Widodo
Mukang untuk BPost
Atlet panjat tebing Kalsel melakukan pemusatan latihan di kawasan arena Panjat Dinding Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU -  Latihan para atlet panjat dinding Kalimantan Selatan (Kalsel ) yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 2021 terus digenjot.

Diketahui, cabang olahraga panjat dinding berhasil mendapatkan dua tiket ke PON XX Papua.

Kedua atlet yang akan membawa nama Kalimantan Selatan tersebut adalah Ismail Ramadhani dari Federasi Panjat Tebing (FPTI) Tanah Bumbu dan Arbain dan FPTI Kotabaru

Sudah hampir satu bulan belakangan mereka berdua melakukan pemusatan latihan di kawasan arena Panjat Dinding Kabupaten Tapin.

Baca juga: Veddriq Leonardo, Atlet Panjat Tebing Indonesia yang Bikin Rekor Dunia Kelas Speed di Amerika

Baca juga: FPTI Banjar Gondol Piala Bupati HSU sebagai Juara Umum Kompetisi Panjat Tebing ABC-II 2021

Pelatih sekaligus Ketua Bidang Prestasi FPTI Kalimantan Selatan, Mukang kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, saat ini keduanya tengah menjalani fase terakhir latihan.

"Keduanya sudah mulai tahap finishing untuk adaptasi terhadap venue di PON, seperti bagaimana jalur, grid dan karakter pegangan.  Kita dibuat persis atau setidaknya mendekati dengan yang akan dipertandingkan nanti di Papua," katanya Minggu (12/9/2021).

Di PON Papua, Dhani dan Arbain, akan konsentrasi pada dua nomor saja, yakni lead dan Boulder.

Namun khusus untuk Dhani, kata Mukang juga akan bertanding di nomor kombinasi, yakni perpaduan antara nomor Boulder, speed dan lead.

Nomor kombinasi ini sudah dipertandingkan di Olimpiade.

Meski terbilang minim persiapan lantaran pemusatan latihan sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, namun Mukang tetap optimis para atlet panjat Kalsel bisa memberikan yang terbaik di PON Papua.

"Kondisi para atlet sekarang terbilang sudah stabil karena mereka selama ini latihan mandiri di pengcab FPTI masing-masing. Target kita tidak muluk-muluk. Tapi untuk peluang, kita masih punya khususnya di nomor lead dan Boulder," pungkasnya.

Para atlet dan official panjat tebing Kalimantan Selatan akan berangkat ke Papua pada 23 September 2021 mendatang.

Sebelum berangkat, dua atlet panjat tebing Kalsel tersebut mendapat bantuan dari Dinas Pemuda dan Olah Raga Kalimantan Selatan.

Baca juga: Persiapan Popnas & Popda 2023, FPTI Kalsel Gelar Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur

Bantuan berupa peralatan atlet seperti sepatu panjat dan harnes serta sejumlah uang tersebut diserahkan langsung oleh Ketua FPTI Kalimantan Selatan, Rosehan NB.

"Kami sangat apresiasi dan terimakasih atas bantuan yang diberikan Dispora Kalsel kepada atlet kami. Jelas ini akan menambah motivasi bagi para atlet untuk berjuang membawa nama Kalimantan Selatan nantinya," kata Rosehan. (Banjarmasin Post/Amirul Yusuf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved