Berita Ekonomi
Mau Investasi Emas di Masa Pandemi Covid-19, Inilah Caranya
Saat pandemi Covid-19 ini lebih baik untuk berinvestasi emas, dikarenakan terjadi banyak ketidakpastian ekonomi. Emas merupakan bentuk investasi yan
Penulis: Salmah | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Saat pandemi Covid-19 ini lebih baik untuk berinvestasi emas, dikarenakan terjadi banyak ketidakpastian ekonomi. Emas merupakan bentuk investasi yang tepat di masa dengan ketidakpastian ekonomi tersebut.
Erini Junita Sari BA (Hons), M.Sc, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIEI) Banjarmasin, emas adalah bentuk investasi yang sangat baik, karena nilai emas cenderung stabil dan meskipun mengalami fluktuasi harga harian, harga emas bisa terus meningkat jika dilihat dari sudut pandang jangka waktu yang panjang. Investasi emas pun tak lekang oleh waktu.
Emas juga dapat menjadi investasi sekaligus simpanan yang siap untuk dijual kembali secara cepat jika kita memerlukan dana dalam waktu segera.
Emas juga tersedia dalam berbagai macam bentuk dan berat, sehingga kita bisa memilih untuk berinvestasi emas yang sesuai dengan keperluan dan budget kita.
Baca juga: Daftar Harga Emas Antam 12 September 2021, Tetap Rp 939.000 per Gram
Baca juga: Harga Emas Antam Dalam Sepekan Terakhir, Begini Cara Mudah Cek Emas
Baca juga: Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini, Turun Rp 5.000 Per Gram
Baca juga: Emas 36,42 gram yang Diserahkan Ricky untuk Bayar Pajak ke Samsat Banjarbaru Diambil Pihak Keluarga
Begitu pula dengan saham dapat menjadi investasi yang baik jika kita mengerti alurnya.
Hal pertama yang harus diperhatikan selain memerhatikan berita yang berkembang, calon investor juga perlu memperhatikan fundamental emitmen perusahaan dan bagaimana kinerja perusahaan.
Karena penting agar kita bisa mendapatkan gambaran apakah profit perusahaan akan meningkat dan investasi saham kita akan berhasil.
Selain itu, bagi yang ingin berinvestasi jangka panjang, penting untuk memperhatikan sektor-sektor yang kemungkinam akan kembali hidup selepas pandemi Covid-19, antara lain sektor pariwisata dan transportasi.
Harga saham yang ditawarkan sekarang dapat menjadi peluang bagi calon investor dikarenakan harganya lebih murah atau bisa dibilang 'harga diskon' oleh perusahaan untuk saham mereka.
Salah satu sektor yang dapat dipertimbangkan bagi calon investor adalah sektor telekomunikasi, sebab pandemi membuat kita tidak dapat bepergian dan harus menjaga jarak, sehingga komunikasi lebih banyak dilakukan secara daring melalui handphone dan laptop beserta aplikasi komunikasinya (Whatsapp, Zoom, Instagram, dan lainnya).
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)