Breaking News:

Kriminalitas Kotabaru

Penganiayaan di Kalsel, dari Kotabaru Kabur ke Banjarmasin, Tersangka yang Juga Residivis Dibekuk

Tersangka penganiayaan ditangkap Macan Kalsel Ditreskrimum Polda Kalsel bersama Unit Jatanras Polres Kotabaru (Macan Bamega)

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Macan Kalsel untuk Bpost
Tersangka tindak pidana penganiayaan di Kotabru berinisial SA dibekuk Polisi setelah melarikan diri ke Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabur ke Banjarmasin usai melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam di Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, tersangka berinisial SA dibekuk Polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman melalui Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Andy Rahmansyah, Minggu (12/9/2021) membenarkan penangkapan tersebut.

"Ya benar sudah ditangkap," kata AKBP Andy dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id.

Tersangka SA alias Ipul ditangkap tim gabungan Tim 2 Unit Opsnal Jatanras (Macan Kalsel) Ditreskrimum Polda Kalsel bersama Unit Jatanras Polres Kotabaru (Macan Bamega), Jumat (10/9/2021) sore.

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Pemuda Bawa Tuak Pukuli Warga Balangan yang Menegurnya

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Tanpa Perlawanan, Warga Jalan Pangeran Banjarmasin ini Diamankan Polisi

Ipul ditangkap di persembunyiannya di Jalan HKSN, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Dijelaskan AKBP Andy, SA ditangkap karena menjadi tersangka penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap korban bernama Edi warga Jalan Veteran, Gang Samudra, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Informasi dihimpun, kejadian tersebut terjadi saat tersangka berada di rumah korban dan tengah di bawah pengaruh minuman keras.

Baca juga: Banjir Kalsel, BPBD Tala Siaga di Kintap Pantau Cuaca, Dapur Umum dan Bantuan Pangan Disalurkan

Baca juga: Pencurian di Kalsel, Hukuman 5 Tahun Penjara Menanti Dua Pencuri Kabel di Banjarbaru

Penganiayaan terhadap korban terjadi karena cekcok antara keduanya hingga membuat tersangka naik pitam dan gelap mata menusuk korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian dada kiri.

Dari hasil interogasi awal petugas, diketahui tersangka SA merupakan residivis dalam kasus pengeroyokan.

Bahkan saat ditangkap oleh petugas sebagai tersangka penganiayaan, SA juga masih berstatus buronan karena dugaan melakukan pengeroyokan setelah bebas dari penjara.

Kini, SA beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Kotabaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved