Breaking News:

Berita Balangan

Anggaran Perbaikan Longsor Jalan di Tarangan Balangan Diusulkan ke BNPB, Perbaikan Tertunda

Usulkan anggaran Perbaikan Longsor Jalan di Tarangan Balangan ke BNPB perbaikan tertunda

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Desa Tarangan, Suriani memperlihatkan kondisi jalan rusak di Desa Tarangan, RT 1 , Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas PUPR Kabupaten Balangan sebelumnya telah menganggarkan perbaikan jalan longsor di Desa Tarangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalsel. 

Rencana perbaikan itu disampaikan oleh Kepala Bidang Bima Marga Dinas PUPR Kabupaten Balangan, Rina Ariyani.  

Menurutnya, bidang Bina Marga sempat mengusulkan anggaran penanganan jalan longsor di Tarangan yang terjadi pada 2017 lalu. Pasalnya, jalan tersebut merupakan satu akses bagi warga bahkan jalan penghubung antar kabupaten. 

Adapun anggaran yang diusulkan mencapai Rp 11,2 miliar yang akan digunakan untuk penanganan jalan sepanjang kurang lebih 70 meter. 

Baca juga: VIDEO Longsor di Tarangan Kabupaten Balangan Sisakan Badan Jalan Hanya 1 Meter

Baca juga: Longsor, Toko Sekaligus Rumah Syahkirin di Antasan Senor Ambruk ke Sungai Martapura

Baca juga: Banjir dan Longsor di Jepang Akibat Curah Hujan Tertinggi dalam Sejarah Negeri Sakura, 6 Orang Tewas

"Sebelumnya sempat kami anggarkan pada bidang Bina Marga. Kemudian oleh kepala daerah, diarahkan ke BNPB melalui proposal dana dari pemerintah pusat," jelas Rina. 

Lebih lanjut sebutnya, karena pemindahan anggaran itu, secara tidak langsung perbaikan jalan di Desa Tarangan pun kembali tertunda.

Ia pun belum mengetahui lebih lanjut bagaimana proses terbaru dari rencana penanganan jalan longsor itu. 

Sebagaimana diketahui, sejak 2017 lalu, tanah longsor yang terjadi di jalan yang ada di bantaran sungai Desa Tarangan menyebabkan kerusakan parah pada jalan di desa tersebut.

Akibatnya, kini mobil pun melintas menggunakan bahu jalan yang dipasangi batang nyiur oleh warga. 

Baca juga: Geger Longsor Pendulangan Intan Cempaka Banjarbaru, Dua Tewas Tertimbun Termasuk Pemilik Mesin

Disampaikan Kepala Desa Tarangan, Suriani, penanganan pernah dilakukan, yakni pemasangan siring. Namun rupanya siring semi permanen yang dibuat dari material seng dan diuruk tanah tak mampu juga menahan beban apabila musim penghujan. 

Setiap tahun pula, jalan di Desa Tarangan ucap Suriani selalu tergerus secara perlahan. Sehingga menyebabkan kerusakan ruas jalan melebar dan kini tersisa kurang lebih satu meter yang bisa dilintasi. 

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved