Breaking News:

Sport

Pengamanan Atlet Kalsel di PON Papua 2021 Sedot Anggaran Rp 600 Juta

Anggaran pengamanan untuk atlet Kalsel yang akan beraga di PON Papua 2021 sebesar Rp 600 Juta

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Ilustrasi-Riska, satu-satu atlet angkat besi kalsel yg lolos di PON Papua 2021 tengah berlatih di PPLP Kalsel, Jumat (2/7/2021). Untuk pengamanan atlet Kalsel, dianggarkan dana Rp 600 Juta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memberangkatkan 111 atlet dari 25 cabang olahraga (cabor) dan 56 pelatihnya, Pemprov Kalsel mengelontorkan anggaran sekitar Rp 600 juta untuk pengamanan altet pada PON ke 20 di Papua dari personel Polda Kalsel.

Ketua DPRD Kalsel H Supian HK dalam rapat badan anggaran di gedung DPRD Kalsel mengatakan, anggaran sekitar Rp 600 juta tersebut itu pun sebelumnya diusulkan sekitar Rp 18 miliar, kemudian dikurangi menjadi 1,4 miliar. 

Kemudian karena jumlah atlet yang berangkat juga dikurangi dari sebelumnya, anggaran pengamanan kembali turun menjadi sekitar Rp 600 juta. 

"Atlet kita yang berangkat cuma sekitar 46 persen, jadi personel yang mendampingi juga menjadi tidak banyak sehingga anggaran pengamanan tinggal Rp 600 juta," jelasnya, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Limit Atlet Terus Membaik, Tim Loncat Indah Kalsel Siap Hadapi PON Papua 2021

Baca juga: Tim Biliar Kalsel Siap Hadapi PON Papua 2021, Waketum Pengprov Pobsi : Kondisi Atlet 90 Persen

Pengurangan jumlah cabor yang dikirim jelas Supian HK dikarenakan hanya cabor yang berpotensi menang yang dikirim ke Papua.

Adanya pengamanan bagi atlet yang mengikuti PON jelas Supian harus dilakukan karena kini dalam masa pandemi sehingga personel Polda Kalsel nantinya juga mengawasi penerapan protokol kesehatan bagi atlet Kalsel dan menjaga keamanan atlet yang berangkat dari gangguan dari daerah konflik Papua.

Terkait anggota Polda Papua, jelas Supian HK anggota Polda Papua juga mengamankan daerah Papua dan mengamankan atlet Papua.

Selain itu daerah atau provinsi lain yang juga mengirim atletnya juga memberangkatkan personel pengamanannya bagi atlet daerah masing-masing.

Meski begitu Supian HK tak menampik besaran anggaran pengamanan satu provinsi dengan provinsi lain bisa saja berbeda-beda.

Sementara Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar membenarkan jika hasil pembahasan terkait keberangkatan atlet Kalsel ke PON harus menyertakan pengamanan.

Baca juga: Jadwal PON Papua 2021 Cabor Sepakbola Putra dan Hasil Drawing Lengkap Mulai Penyisihan Hingga Final

"Baru kali ini, untuk menyukseskan PON di Papua," ujarnya.

Memang tambahnya setelah dibahas disepakati jika anggaran pengamanan atlet Kalsel untuk PON Papua sekitar Rp 600 juta.

Diketahui Kalsel mengirim 25 cabor dengan 111 atlet dan 56 pelatih untuk PON Papua.
(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved