Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

PPKM Level 4 Banjarmasin Perparah Anjloknya Pemintaan Kue Kering, Begini Penuturan Pengrajin

Permintaan kue kering di Banjarmasin kini menurun semenjak Pandemi Covid-19. Kondisi ini, diperparah dengan penerapan PPKM Level 4.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
istimewa
Penerapan PPKM Level 4 memperparah turunnya permintaan kue kering di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Permintaan kue kering di Banjarmasin kini menurun semenjak Pandemi Covid-19. Kondisi ini, diperparah dengan penerapan PPKM Level 4.

Seperti hal yang dirasakan oleh pemilik kue kering Warna Warni yang berpusat di Jalan Cempaka Raya Banjarmasin, Siti Nurhayati.

Menurutnya, permintaan kue kering semakin turun semenjak penerapan PPKM Level 4.

"Ya permintaan  menurun kalau pas PPKM ini. Momen ya sudah habis. Kecuali pas lebaran kemarin memang banyak yang pesan sampai sekitar 500 toples. Kalau sekarang jauh menurut," kata dia. 

Baca juga: Penjualan Produknya Merosot, Pengrajin Kue Kering di Banjarmasin Ini Kini Jual Produk Kesehatan

Baca juga: Omzet Kue Kering Menurun, Theresia Buka Kuliner Nasi dan Mie Goreng Pedas Level 1 Paling Disuka

Dijelaskan dia, adapun kue yang paling diminati di pasaran yakni kue nastar, salju, lidah kucing, semprit.

"Makanya kami drop lebih banyak kue kering jenis tersebut dan sudah tersedia kue-kue tersebut di indogrosir, lotte Mart, glow Mart, 888 Mart, giant Mart, pinus Mart," kata Siti Nurhayati. 

Selain Siti Nurhayati, juga ada pengusaha kue kering lainnya Aminah di Banjarbaru. Ia mengaku memang akhir lahir ini permintaan kue kering semakin turun.

"Ya, menurun sudah tak Seramai dulu," kata dia. (banjarmasinpost /nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved