Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Produk-produk UMKM Kota Banjarbaru Berpotensi Masuk Ritel Modern

Tiga produk pemilik UMKM berlabel Lia Borneo di Kota Banjarbaru, yaitujahe merah instan, temulawak dan pasak bumi dipasarkan di Ritel Modern Indomaret

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Pelaku UMKM, Sumiati, bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, memperlihatkan produk yang telah dipasarkan di ritel modern, Kamis (9/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, sangat banyak.

Beberapa di antara produk UMKM Banjarbaru sudah dapat masuk dan dipasarkan di Ritel Modern. Hal ini menandakan produk mereka mampu bersaing dengan produk usaha besar. 

Dikatakan H Muhammad Rustam MP, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, pihaknya terus membina UMKM agar dapat berkembang. 

"Banyak produk UMKM di Banjarbaru yang memenuhi syarat untuk masuk ke Ritel Modern. Hanya saja ada yang memiliki keterbatasan modal atau sudah cukup dengan pasar sendiri," jelasnya, Senin (13/9/2021) 

Baca juga: CARA Cairkan BLT UMKM Rp 1,2 Juta September 2021, Bisa Reservasi Online di BRI

Baca juga: Usahanya Bangkrut Terdampak Pandemi, Pelaku UMKM Kalsel Ini Sukses Bikin Sabun Cuci Piring Rumahan

Dikatakan, di Kota Banjarbaru terdata ada 21 ribu UMKM. Produk UMKM dimaksud usahanya antara lain kuliner, siap saji, kemasan, sabun, masker dan lainnya. 

Namun dari jumlah 21 ribu tadi, UMKM yang memenuhi syarat dan berpotensi masuk pasar ritel modern ada sekitar 20-30 persen. 

"Kami juga terus melakukan pembinaan, maupun dukungan hal teknis Begitupula membantu proses perizinan," paparnya. 

Adapun Sumiati, pemilik UMKM berlabel Lia Borneo, mengatakan, bersyukur tiga produknya dapat dipasarkan di Toko-toko Indomaret yang ada di Kota Banjarbaru.

Baca juga: Pemerintah Keluarkan Program Bantuan bagi PKL dan Warung yang Belum Dapat BUPM

Baca juga: Kartu Sembako untuk LPG 3 KG Diberlakukan di 2022, UMKM Banjarbaru Minta Didata Ulang

Melalui brand Lia Borneo, tiga produknya itu adalah jahe merah instan, temulawak dan pasak bumi. Produk tersebut diharapkannya banyak menarik minat masyarakat. 

Sumiati yang saat ini punya enam produk, juga menyadari bahwa dengan sudah masuknya tiga produk UMKM ini, maka harus bisa menjaga kualitas produk.

"Rasa harus tetap sama. Ini membuktikan bahwa kita menjaga kualitas, demikian pula kemasan dan kapasitas produksi," pungkasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved