Breaking News:

Berita Ekonomi

Asisten Pembangunan: Perekonomian Kalsel Triwulan ke II Mulai Bangkit

Gubernur Kalsel diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Kalsel, Syaiful Azhari menyampaikan Jawaban/Penjelasan dan Tanggapan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost /Nurholis Huda
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Kalsel, Syaiful Azhari 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINBPOST, CO.ID, BANJARMASIN- Gubernur Kalsel diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Kalsel, Syaiful Azhari menyampaikan Jawaban/Penjelasan dan Tanggapan Gubernur terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel atas Raperda tentang Perubahan APBD Prov Kalsel tahun anggaran 2021.

Satu catatan penting dalam penyampaian tanggapan gubernur adalah perekonomian Kalsel pada triwulan II mulai bangkit.

Namun masih cukup berpengaruh terhadap dinamika kerangka makro daerah. Selain sektor ekonomi, sektor kesehatan dan sosial juga merasakan dampak dari pandemi.

Jawaban/penjelasan dan tanggapan Gubernur Kalsel ini, disampaikan Syaiful Azhari pada Rapat Paripurna DPRD Prov Kalsel, kemarin.

Baca juga: Gelar Program BI Mengajar 2021, KPW BI Kalsel Sebut Ekonomi Kalsel Tumbuh Positif

Baca juga: Ekonomi Kalsel Semakin Terkontraksi Hingga Angka 3,55 Persen

Baca juga: Ekonomi Kalsel Membaik di Triwulan III, Ternyata Didorong Persiapan Pilkada

Baca juga: Triwulan III 2020, Ekonomi Kalsel Alami Kontraksi 4,68 Persen

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Prov Kalsel, yang telah menyampaikan pemandangan umum terhadap penjelasan gubernur tentang Raperda tentang Perubahan APBD Prov Kalsel tahun anggaran 2021 yang disampaikan beberapa wkatu lalu.

"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan atas pemandangan umum ini, terima kasih juga atas saran dan masukan kepada Pemprov Kalsel agar terus melakukan pencermatan dan pengawasan terhadap penggunaan APBD," tulisnya.

Gubernur Kalsel menyampaikan, meski perekonomian mulai bangkit dan pulih di triwulan kedua, namun masih cukup berpengaruh terhadap dinamika kerangka makro daerah. Selain sektor ekonomi, sektor kesehatan dan sosial juga merasakan dampak dari pandemi.

Untuk mengatasi permasalahan ini sangat diperlukan kerjasama antara legislatif dan eksekutif untuk saling mendukung, baik dalam penganggaran maupun pengawasan.

Penambahan pagu anggaran di beberapa sektor ekonomi dan sosial, tentu akan sangat membantu masyarakat menghadapi kondisi pandemi.

"Penggunaan pagu tersebut tentu saja dalam pemanfaatannya menggunakan azas skala prioritas, efektif, memiliki efek yang besar, serta berkontribusi signifikan terhadap penanganan wabah pandemi Covd-19 saat ini," jelasnya.

Gubernur berharap, kondisi yang sulit ini akan teratasi secara bertahap, dan kedepannya akan meningkat perekonomian yang didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi dan ekspor. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved