Breaking News:

Kampusiana

Berlangsung Virtual, Work Shop PSGA LP2M UIN Antasari Banjarmasin Angkat Tema Ini

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Antasari menyelenggarakan Workshop Online

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Capture zoom meeting workshop online, UIN Antasari Banjarmasin, Strategi Menciptakan Kampus Responsif Gender, Selasa (14/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Antasari menyelenggarakan Workshop Online.

Kegiatan itu bertajuk 'Strategi Menciptakan Kampus Responsif Gender di Lingkungan UIN Antasari' melalui Zoom Meeting, Selasa (14/09/2021).

Workshop ini menghadirkan Rektor UIN Antasari Prof. Dr. H. Mujiburrahan, MA. sebagai Keynote Speaker dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. H. Hamdan, M.Pd.

Wakil Rektor Bidang Administrasi, Umum dan Keuangan Dr. H. Sukarni, M.Ag serta Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Dr. H. Nida Mufidah, M.Pd sebagai narasumber.

Baca juga: Kemenag RI Bolehkan PTKI Luar Jawa Bali PTM, UIN Antasari Lakukan Persiapan

Baca juga: Cewek Alumni UIN Antasari Ini Jago Bemadihin dan Nyanyi

Baca juga: UIN Antasari Banjarmasin Ikuti Dialog Serumpun Indonesia, Malaysia dan Thailand

Acara yang diawali dengan laporan Kepala PSGA, Dr. Fatrawati Kumari, M. Hum dan dibuka secara resmi oleh Kepala LP2M UIN Antasari Dr. H. Yahya MOF, M.Pd. ini diikuti oleh Para Karo, para Dekan dan Wakil Dekan, para kepala unit dan pusat, para kaprodi, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan UIN Antasari.

Kepala LP2M UIN Antasari, Yahya Mof dalam sambutannya menyampaikan bahwa LP2M sudah memulai mengupayakan terlaksananya pengarustamaan gender di lingkungan civitas akademika UIN Antasari, baik dalam bidang pengajaran, penelitan, maupun pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

"Hal ini dimaksud untuk menciptakan kampus yang memberikan jaminan keamanan, kenyamanan bagi seluruh civitas akademika" kata Yahya.

Yahya menjelaskan, dalam bidang pengajaran PSGA LP2M UIN Antasari sudah melaksanakan berbagai kegiatan terkait dengan penerapan kurikulum yang responsif gender ini sejak tahun 2018. Namun begitu.

Yahya menyampaikan bahwa apa yang telah dilaksanakan itu perlu dilakukan evaluasi bersama untuk mengukur, sejauh mana implementasi dari penerapan kurikulum yang responsif gender pada 37 RPS yang diprakarsai perwakilan dosen Fakultas.

Baca juga: Mengenal Budaya Kampus, Mahasiswa Baru UIN Antasari Ikuti PBAK Secara Daring

Dalam bidang penelitan dan pengabdian kepada masyarakat, Yahya juga menjelaskan LP2M sudah berusaha maksimal dalam proses pendekatan gender melalui program yang terintegrasi di LP2M, dikuatkan dengan 2 SK Rektor yang menekankan pada keperluan implementasi eksistensi gender.

"Mudah-mudahan dengan Workshop ini, bagian lain dari upaya kami agar kampus tetap eksis dan memiliki nama baik di komunitas masyarakat. Masyarakat banjar maupun masyarakat umum, upaya ini selalu didukung oleh kita semua dan selalu mendapat rahmat dan magfirah Allah SWT," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved