Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dana Kebencanaan Kalsel Ditambah, Menjadi Lebih dari Rp 100 Miliar

Tambahan Belanja Tak Terduga (BTT) kebencanaan lebih Rp 100 miliar dikhususkan untuk penanganan Covid-19 dan penanganan pasca banjir Kalsel awal 2021.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
ILUSTRASI - Petugas KBR Brimob Polda Kalimantan Selatan, Aiptu Purwo Santoso dan Aiptu Fredi Palopo Nugroho, setelah menangani jenazah Covid-19 di Pemakaman Umum Pemko Banjarbaru, Selasa (17/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menambah jumlah Belanja Tak Terduga (BTT) kebencanaan hingga lebih dari Rp 100 miliar.

Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira, Selasa (14/9/2021), mengatakan, BTT bersifat gelondongan untuk bencana Kalsel baik untuk dana Covid-19 maupun banjir. 

"Sebelumnya Rp 10 miliar, sekarang kalau tidak salah Rp 150 miliar, Rp 100 miliar lebih yang pasti, ditambah di APBD Perubahan ini," ujarnya.

Tambahan BTT lebih dari Rp 100 miliar tersebut lebih dikhususkan untuk penanganan Covid-19 dan penanganan pasca banjir Kalsel yang terjadi awal 2021.

Baca juga: Gelar Akselerasi Vaksin Presisi, Polda Vaksinasi Ribuan Warga Kalsel

Baca juga: Tarif Air PDAM Bandarmasih Banjarmasin Terancam Naik Hingga Dua Kali Lipat

Diungkapkannya, penanganan pasca banjir ini lebih pada perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, rumah, sekolah dan lainnya.

Adapun Rancangan APBD Perubahan Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2021 yang disampaikan sebesar Rp 6,718 triliun atau naik 23,81 persen dari APBD murni.

Sedangkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp6,945 triliun atau naik 25,85 persen dari APBD murni.

Sementara itu, Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar menyebutkan, dari hasil finalisasi APBD Perubahan Kalsel Tahun Anggaran 2021 yang disepakati sebesar Rp 6,718 triliun.

Baca juga: Blusukan ke Danau Canting HST Kalsel, Mensos Risma Beri Kesempatan Warga Sampaikan Keluhan

Baca juga: VIDEO Polda Kalsel Ungkap Korupsi Pengadaan Barang di RSUD Ulin Banjarmasin

“Disepakati, APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 6,718 triliun,” kata Roy 

Roy Rizali Anwar mengungkapkan peningkatan Rancangan APDB Perubahan ini dikarenakan adanya dana transfer dari pemerintah pusat, baik Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik maupun non fisik.

“Juga hibah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SMA dan SMP sebesar Rp 539 miliar,” jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved