Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Dinas Pendidikan Kabupaten Tanbu Gelar Vaksinasi Lagi Bagi Guru

Puluhan guru dapat vaksin yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanbu. Persiapan penerapan Pembelajaran Tatap Muka.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Vaksinasi untuk guru di halaman belakang Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/9/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan, menyelenggarakan vaksinasi bagi guru, Selasa (14/9/2021).

Bertempat di halaman belakang Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), antusias guru untuk ikuti vaksin cukup tinggi.

Masih ada sekitar 920 guru yang belum ikuti vaksinasi untuk mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka.

Penuturan Fauzi, guru SMPN 1 Batulicin, mengikuti vaksin ini sebagai bentuk perlindungan diri. Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan PTM yang mulai dilaksanakan.

Baca juga: PPKM di Tanbu Turun ke Level 3, Zairullah Sebut PTM Digelar Senin Depan

Baca juga: Lubang di Ruas Jalan Nasional Simpangempat Kabupaten Tanbu Akhirnya Ditutup

"Kami dukung program pemerintah dan untuk melindungi diri dari Covid-19," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Tanahbumbu, Amiluddin, saat dijumpai di lokasi, mengatakan pelaksanaan vaksinasi tersebut untuk mendukung PTM.

"Kami sudah laksanakan PTM tapi masih ada beberapa guru yang belum divaksin. Target kita semua guru harus divaksin terkecuali ada penyakit yang memang tidak dibolehkan untuk divaksin," katanya.

Dari jumlah guru sekitar 6.000 orang, masih tersisa 920 yang belum vaksin. Sebab itu, semua guru ditargetkan sudah tervaksin semua untuk mendukung pelaksanaan PTM dan menjadi contoh yang baik bagi anak didik.

Baca juga: Semua Aparat Desa Hingga TPD di Kabupaten Tanbu Dapat Jaminan Kerja dari BPJS

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu Berharap Embung di Angsana Tidak Jebol

Sebab itu, pelaksanaan vaksin dilakukan di sejumlah puskesmas untuk guru yang tidak bisa hadir di Disdik seperti Satui dan Angsana.

"Kami berharap semuanya tervaksin dan pembelajaran ini akan dievaluasi dengan berharap bisa 50 persen atau bahkan 100 persen masuk sekolah lagi," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved