Breaking News:

Berita Banjarmasin

Diutus Wali Kota ke Kemenkes,  Kadinkes Banjarmasin Diminta Sinkronisasi Data Covid-19

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengutus Kadinkes Machli Riyadi ke Kemenkes untuk sinkronisasi data

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Satgas covid-19 Banjarmasin untuk BPost
Kepala Dinkes Banjarmasin,Machli Riyadi melakukan sinkronisasi data di Kemenkes.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengutus Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Machli diutus dengan misi khusus yakni melakukan sinkronisasi data, khususnya terkait dengan indikator penentuan status zonasi Covid-19.

Pasalnya seperti diketahui, kerap terjadi perbedaan data antara Satgas Covid-19 Banjarmasin dengan data yang dikeluarkan oleh Kemenkes dan biasanya diumumkan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Perbedaan data ini pula yang kerap membuat data status penetapan zonasi antara Satgas Covid-19 Banjarmasin berbeda dengan yang diumumkan oleh KPC PEN.

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Baayun Maulid di Desa Banua Halat Tapin Kembali Ditiadakan

Baca juga: Sebaran Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia: Varian Alpha, Beta, dan Delta di 33 Provinsi

Baca juga: Daftar Negara Tertinggi Kasus Covid-19 Dunia Tanggal 10 September 2021, Indonesia Peringkat 13

Misalnya belum lama tadi KPC PEN menetapkan Banjarmasin berstatus PPKM Level 4, namun Satgas Covid-19 Banjarmasin mengklaim sudah turun menjadi PPKM Level 3.

"Hari ini saya perintahkan Kepala Dinkes untuk melakukan sinkronisasi data ke Kemenkes. Tadi pagi berangkat, dan ini untuk memastikan bahwa data kita dengan Kemenkes dan KPC PEN itu sama. Jangan sampai berbeda sehingga status kita juga berbeda," ujar Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Selasa (14/9/2021) siang.

Sementara itu, Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi pun membenarkan bahwa dirinya hari ini mendatangi Kemenkes RI khususnya di ruang pusat informasi dan data.

Dan dari hasil pertemuan tersebut, Machli pun memastikan bahwa sudah tidak ada lagi perbedaan data terkait dengan indikator penentuan status zonasi.

"Ini kita baru selesai rapat koordinasi dan harmonisasi data berkaitan dengan penentuan level, dan alhamdulillah hari ini sudah ada kesepahaman," kata Machli yang juga menjabat Juru Bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin ini.

Baca juga: Sempat Mencapai 90 Orang, Pasien Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Tersisa 5 Orang

Machli pun menambahkan juga bahwa berdasarkan pertemuan tersebut, diketahui juga bahwa status zonasi Banjarmasin pun sudah turun.

"Banjarmasin sudah berada pada level 3," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved