Breaking News:

Berita Banjarmasin

Fasilitas Sekolah Sering Dirusak, SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin Pasang CCTV

Lingkungan SD Negeri Sungai Jingah 1 Banjarmasin kini terpantau oleh cctv. Pemasangan CCTV ini untuk mengamankan lingkungan sekolah

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Kepala SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin saat menunjukkan sarana sekolah yang dirusak oknum tak bertanggung jawab, Selasa (14/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Lingkungan SD Negeri Sungai Jingah 1 Banjarmasin kini terpantau oleh cctv, di sejumlah sudut.

Pemasangan cctv itu tentunya bukan tanpa alasan, namun dilakukan untuk menjaga keamanan di lingkungan sekolah.

Pasalnya sarana dan fasilitas di sekolah itu kerap dirusak, oleh sejumlah oknum warga yang sering berkumpul usai jam pelajaran berakhir.

Dijelaskan Kepala SD Negeri Sungai Jingah 1 Banjarmasin, Deasy Nathalia kerusakan yang ada di sekolah seperti palang besi di halaman sekolah milik Pemko.

Baca juga: Cafe di Banjarmasin Tengah Dibobol, Pelaku Terekam CCTV Tak Kenakan Pakaian

Baca juga: Aksi Pencurian Sepeda Motor Terekam CCTV di Martapura Timur, Kabupaten Banjar Kalsel

Baca juga: Ngaku Anggota BPK, Tiga Pemuda di Banjarmasin Ini Diduga Curi HP, Aksinya Terekam CCTV

"Belum lagi seperti saluran air PDAM, tiang bendera, dan sejumlah tanaman yang ada di sekolah," kata Deasy. (14/9/2021).

Tidak hanya sekedar mendapati sarana dan fasilitas yang rusak, Deasy juga menduga lingkungan sekolah digunakan sebagai tempat berkumpul untuk melakukan hal yang tidak baik.

"Bahkan ada juga yang minum-minuman keras, dulu banyak botol-botol alkohol di sekitar sekolah. Jadi kami menghindari selain di rusak, jangan sampai sekolah dibuat tempat kumpul melakukan hal yang tidak baik," ujarnya.

Dengan pemasangan cctv tersebut sudah ada delapan orang yang di panggil oleh pihak sekolah, terkait kejadian tersebut.

"Mereka mengaku bermain bola di halaman sekolah, tetapi tapi aktivitas mereka membuat kerusakan di sekolah. Namun mereka sudah ada itikad baik meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulagi lagi perbuatannya," ucapnya.

Menurut Deasy kerusakan di sekolah sudah terjadi berulang kali, bahkan sebelum ia menjabat sebagai kepala sekolah.

"Saya sudah dua setengah tahun menjabat kepala sekolah di sini, kerusakan itu sudah lama dilakukan bahkan sebelum saya menjabat. Sekolah tidak pernah bisa menjadi bagus, karena selalu dicuri dan dirusak," ungkapnya.

Baca juga: Polda Kalsel Imbau SemuaTempat Ibadah Aktifkan CCTV

Karena hal itu pula Deasy mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut, melalui aplikasi E-Lapor, namun hingga saat ini belum mendapatkan solusi.

"Kemarin ada kunjungan dari kelurahan tapi tidak sempat ketemu, karena kami sudah pulang. Sampai sekarang belum ada juga solusinya," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved