Breaking News:

Berita Banjarmasin

Gelar Akselerasi Vaksin Presisi, Polda Vaksinasi Ribuan Warga Kalsel

Program Akselerasi Vaksin Presisi, Polda Kalsel kembali sukses mevaksinasi ribuan orang di Banjarmasin

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Biddokkes Polda Kalsel Untuk Bpost
Vaksinator dan Nakes gabungan mendata peserta vaksinasi program Akselerasi Vaksin Presisi Polda Kalsel, Selasa (14/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Melalui Program Akselerasi Vaksin Presisi, Polda Kalsel kembali sukses mevaksinasi ribuan orang di Banjarmasin, Selasa (14/9/2021).

Lebih tepatnya, 2.071 orang berhasil divaksin menggunakan vaksin Sinovac di dua lokasi yang digelar serentak mulai pukul 8.00 Wita. 

Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono memantau langsung pelaksanaan vaksinasi massal yang kali ini digelar di Kampus Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dan Gedung Sultan Suriansyah, Kota Banjarmasin. 

Dimana di Kampus Poliban, jumlah peserta vaksinasi sebanyak 843 orang didominasi kalangan mahasiswa dan diikuti pula oleh civitas akademika Poliban serta masyarakat umum. 

Baca juga: Ratusan Warga Dapatkan Vaksin Covid-19 di Gerai Vaksinasi Presisi Polres Tabalong

Baca juga: Sebanyak 43 Warga Dapat Vaksin di Gerai Presisi Polsek Loksado Kalsel

Dari jumlah itu, 826 di antaranya divaksin Covid-19 dosis pertama dan 17 sisanya divaksin dosis kedua. 

Sedangkan di Gedung Sultan Suriansyah, realisasi vaksinasi mencapai 1.228 orang dari masyarakat umum, yaitu 1.063 di antaranya divaksin dosis pertama dan 165 divaksin dosis kedua. 

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah mengatakan, vaksinasi di dua lokasi ini dilaksanakan oleh vaksinator dan tenaga kesehatan gabungan. 

Yaitu dari Biddokkes Polda Kalsel, RS Bhayangkara, Banjarmasin, Urkes dan personel Polresta Banjarmasin, RSUD Ulin, RSUD Ansyari Saleh dan relawan dari kalangan mahasiswa. 

"Total ada 1.011 vial double dose vaksin Sinovac yang digunakan dalam vaksinasi di dua lokasi ini," kata Kabiddokkes. 

Seperti pelaksanaan vaksinasi sebelumnya, vaksinasi Covid-19 kali ini juga menggunakan metode penyuntikan intramuskular dan melalui sejumlah tahapan. 

Termasuk tahap registrasi, skrinig dan pemeriksaan kesehatan, penyuntikan vaksin hingga obeservasi selama tiga puluh menit untuk memastikan tak ada gejala efek samping yang dialami peserta vaksin. 

Baca juga: Tak Cuma Nakes dan Lansia, Kalangan Mahasiswa Juga Jadi Sasaran Gerai Vaksin Presisi Polda Kalsel 

Meskipun melibatkan peserta vaksinasi yang masif, namun Kabiddokkes memastikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 tetap menjadi prioritas. 

Pengaturan waktu datang peserta vaksin, pengaturan area tunggu, penyuntikan vaksin hingga observasi kata dia dilakukan sedemikian rupa agar kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan komunitas terhadap Covid-19 tak justru menimbulkan risiko penularan. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved