Breaking News:

Harga Bitcoin

Harga Bitcoin 14 September 2021, Sempat Anjlok Kini Naik di Level US$ 45.214,18

Gara-gara hoaks, harga Bitcoin jatuh ke level US$ 43.000 pada Senin (13/9).

Editor: M.Risman Noor
THINKSTOCKS
Ilustrasi Bitcoin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gara-gara hoaks, harga Bitcoin jatuh ke level US$ 43.000 pada Senin (13/9).

Beberapa trader kena tipu rilis berita palsu yang menyebutkan Walmart menerima pembayaran dengan Litecoin (LTC).

Beruntung, harga Bitcoin kembali bangkit pada Selasa (14/9), setelah Walmart menyatakan, “tidak memiliki informasi tentang siaran pers yang dikeluarkan oleh GlobeNewswire, dan itu tidak benar”.

Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Selasa pukul 12.57 WIB ada di US$ 45.214,18 atau naik tipis 0,7% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Baca juga: Investor Bakal Dapat Untung? Emiten BBCA Siap Lakukan Stock Split, Ini Jadwal dan Rasionya

Baca juga: Harga Emas Antam 14 September 2021, Naik Rp 3.000 Menjadi Rp 929.000 Per Gram

Yang juga jadi pendorong harga Bitcoin adalah perusahaan perangkat lunak MicroStrategy mengumumkan pada Senin, mereka membeli 5.050 BTC tambahan. Sehingga, saat ini memegang 114.042 Bitcoin.

Mengutip CoinDesk, nilai Bitcoin milik MicroStrategy total mencapai US$ 3,16 miliar, yang mereka beli dengan harga rata-rata US$ 27.713 per BTC.

bitcoin 099.jpg
bitcoin 099.jpg (reuters)

Dilansir kontan.co.id, Tapi di sisi regulasi, stablecoin berada di bawah tekanan yang meningkat, ketika Amerika Serikat (AS) membahas peluncuran tinjauan formal, apakah tether dan stablecoin lainnya mengancam stabilitas keuangan, Bloomberg melaporkan.

Kelompok kerja bentukan Presiden Biden berencana mengeluarkan rekomendasi stablecoin pada Desember nanti.

Sementara data blockchain menunjukkan, pemegang Bitcoin jangka pendek menjual dengan kerugian (di bawah basis biaya mereka). Beberapa analis percaya, itu adalah tanda bullish.

“Ketika (pemegang) jangka pendek tidak percaya dan mengurangi isi tas mereka, itu merupakan indikasi awal untuk kenaikan (harga) berikutnya,” tulis CryptoQuant dalam sebuah posting di blog.

Baca juga: Mau Investasi Emas di Masa Pandemi Covid-19, Inilah Caranya

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved