Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani Perkirakan Harga Ayam Cenderung Turun

Padi dan ayam potong baru panen sehingga dipastikan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel persediaan melimpah dan bahkan menyebabkan harga ayam pokok turun.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Penjual daging ayam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan memastikan stok dan pasokan ayam lancar. Karena itu, harga pun stabil dan bahkan cenderung turun.

"Pantauan kami, tidak ada masalah dalam menghadapi PPKM tahap ini hingga tanggal 20 September mendatang,. Karena, ketersediaannya cukup besar. Ditambah lagi saat ini ada beberapa komunitas dan produk yang memang sedang musim panen," kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Selasa (14/9/2021).

Produk yang baru saja panen adalah padi dan ayam potong. Dipastikan, persediaan cukup melimpah. Bahkan menyebabkan harga ayam pokok turun dari harga normal.

"Telur ayam juga di bawah harga standar, sangat murah sekali di kondisi sekarang, di harga Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu harga di pasar. Belum lagi harga di peternak," sebut Birhasani.

Baca juga: Produksi Beras Premium Lokal Kalsel Terus Ditingkatkan dengan Pengepakan

Baca juga: Produk-produk UMKM Kota Banjarbaru Berpotensi Masuk Ritel Modern

Di sisi lain, suplai barang dari Jawa Timur, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Jawa Tengah,  juga dipastikan lancar.

"Berlawanan dari suplai yang tinggi, permintaan justru biasa saja dan tidak ada lonjakan yang singnifikan. Terlebih dalam kondisi PPKM, masyarakat sangat berhati-hati sekali, sangat patuh kepada seruan pemerintah untuk sementara tidak berkumpul orang banyak," kata Birhasani.

Terpisah, Sekertaris Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Kalsel, Junedi, menyebutkan, kondisi harga ayam aman dan malah cenderung turun karena stok melimpah.

"Untuk live bird di Kalsel kondisinya stok menumpuk dan dalam ukuran jumbo, 2.5-3 kg per ekor," kata Ketua Pinsar Kalsel ini.

Baca juga: Stok Melimpah, Harga Telur Ras Alami di Banjarmasin Alami Penurunan

Baca juga: Jalur Darat dari Banjarmasin Terendam Banjir Kalteng, Distribusi Angkutan Bahan Pokok Lewat Sungai

Dijelaskan Junaedi, untuk sementara live bird dijual ke arah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

"Untuk ukuran jumbo harga live bird 15.000-16.000 per kg, untuk ukuran normal ( dibawah 2 kg per ekor) 17,500-19,000 per kg," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved