Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sejumlah Siswa Tak Bisa Hadir pada Hari Pertama Ujian Semester Tingkat SMP di Banjarmasin

Siswa yang tidak bisa hadir pada Penilaian Tengah Semester (PTS) SMP di Kota Banjarmasin akan diberi kesempatan melaksanakan ujian susulan.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Ujian semester secara tatap muka terbatas di SMPN 1 Banjarmasin, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (15/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menerbitkan Surat Edaran (SE) Izin Tatap Muka Terbatas untuk melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) SMP.

Kebijakan ini dikeluarkan setelah menerima surat permohonan dari Kelompok Keja Kepala Sekolah (K3S) SMP Negeri Kota Banjarmasin.

Hasilnya, mulai Rabu (15/9/2021), mulai dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) SMP di Kota Banjarmasin.

Meski demikian. tidak semua siswa yang melaksanakan PTS secara tatap muka di sekolah.

Baca juga: Hari Pertama PTS Tatap Muka SMP di Banjarmasin, Caroline Diberi Pesan ini Oleh Orangtua

Baca juga: VIDEO Penyaluran Bansos di Kalsel Terlambat Membuat Mensos Tri Rismaharini Marah

Seperti halnya di SMPN 9 Banjarmasin, ada enam siswa yang berhalangan hadir ke sekolah. Penyebabnya, sedang berada di luar daerah bersama orangtua.

"Jadi, mereka yang tidak bisa PTS di sekolah, kami fasilitasi dengan ujian susulan," kata Kepala SMPN 9 Banjarmasin, Pahri.

Ada pula yang tidak bisa hadir karena sakit, maka orangtuanya diminta datang ke sekolah untuk mengambil soal ujian.

Hal yang sama juga terpantau di SMPN 1 Banjarmasin, sejumlah siswa diketahui tidak bisa mengikuti PTS lantaran sedang berada di luar daerah.

Baca juga: Rakor di Kemenkes RI, Kadinkes : Banjarmasin Sudah Masuk Zona PPKM Level 3 Sejak 12 September

Baca juga: Dana Kebencanaan Kalsel Ditambah, Menjadi Lebih dari Rp 100 Miliar

"Karena hanya delapan siswa yang tidak bisa ikut PTS tatap muka, sehingga kami mengadakan ujian susulan," kata Kepala SMPN 1 Banjarmasin, Gt Khairur Rahman.

Khairur Rahman, menjelaskan bahwa pelaksanaan PTS sendiri disambut baik oleh siswa dan para orangtua.

Terlebih mayoritas siswa juga telah mendapat vaksin Covid-19, baik secara mandiri maupun yang diselenggarakan sekolah beberapa waktu lalu.

"Ibaratnya sudah jadi hal yang ditunggu-tunggu, karena dulu sudah sempat Pembelajaran Tatap Muka atau PTM, tapi kembali dihentikan. Siswa dan guru juga jenuh luar biasa karena tidak bisa turun ke sekolah," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved