Breaking News:

Berita Banjarbaru

Serahkan Bantuan Yatim Piatu di Kalsel, Mensos Risma Sebut Anak Korban Covid-19 Pilihan Tuhan

Mensos Risma menyerahkan bantuan sosial untuk anak yatim piatu korban covid-19 di Kalsel

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Risma saat memberi motivasi kepada anak korban Covid-19 di Kalsel, Rabu (15/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial
asistensi rehabilitasi sosial (Atensi) bagi anak yatim piatu korban Covid-19 di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental atau Panti Sosial Budi Luhur (PSBL) Banjarbaru Rabu (16/9/2021).

Total anak di Kalsel yang akan menerima bantuan sosial karena menjadi korban Covid 19 dari Kemensos ada 176 orang. Jumlah ini, bahkan bisa kembali naik seiring bertambahnya kasus Covid 19 di Kalsel.

"Saat ini saya ingin menyemangati, anak anak ku kalian semua tahu kan kalau Tuhan kita itu sangat sayang pada kita, saya tahu saat kalian ditinggalkan orang tua kalian, pasti kalian sempat marah sempat bingung, tapi kalian harus tau kalau kalian anak - anak yang paling kami sayang, kalian kami perhatikan," ujar Risma kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat Covid-19. 

Dijelaskannya, alasan pemerintah sayang dan peduli, tidak lain karena anak - anak tersebut merupakan anak pilihan Tuhan. 

Baca juga: Blusukan ke Danau Canting HST, Ini Sejumlah Bantuan yang Diberikan Mensos Risma

Baca juga: Blusukan ke Danau Canting HST Kalsel, Mensos Risma Beri Kesempatan Warga Sampaikan Keluhan

Baca juga: Blusukan ke Danau Canting HST Kalsel, Mensos Risma Beri Kesempatan Warga Sampaikan Keluhan

"Kami sayang pada kalian karena kalian anak-  anak yang disayang Tuhan, karena kalian anak anak yang dipilih, orang tua kalian meninggal karena kalian lah yang dipilih," jelas Risma.

Menurutnya, penyerahan bantuan untuk anak korban Covid-19  hanya perwakilan yang diberikan langsung olehnya.

"Tidak bisa semua saya hadiri," ujarnya.

Nilainya, Rp 300 ribu untuk anak yang belum sekolah, sementara untuk anak yang sudah bersekolah Rp 200 ribu per anak. 

Bantuan ini jelasnya akan diberikan secara berkala setiap bulan seperti halnya bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

"Per bulan akan kita bantu, sementara ini Kalsel masih 176 orang khusus untuk korban Covid 19, tapi jumlah ini setiap hari akan terus bergerak," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved