Breaking News:

Banjir Kalteng

VIDEO Banjir Kalteng, Ketinggian Air di Bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya Mulai Surut

Banjir Kalteng. Ketinggian air di dataran paling rendah di bantaran Sungai Kahayan Kota Palangkaraya, terpantau terdalam mencapai selutut orang dewasa

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/AYA SUGIANTO
Pedagang layani pelanggan di kawasan Jalan Anoi yang masih terendam di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (15/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - banjir kalteng. Ketinggian air yang merendam permukiman di bantaran Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, berangsur surut, Rabu (15/9/2021).

Pantuan di lokasi banjir di Jalan Anoi, rumah yang masih terendam hanya yang ada di dataran rendah. Sedangkan rumah di dataran agak tinggi sudah tidak terendam lagi.

Ketinggian air di dataran paling rendah, terpantau terdalam mencapai selutut orang dewasa. Sementara itu, sebagian jalan permukiman masih terendam.

Ini seperti yang terpantau di Jalan Anoi, 5 rumah yang masih terendam. Sedangkan jalan dan halaman rumah warrga, masih terendam.

Baca juga: Komunitas Relawan Buser 690 Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

Baca juga: Wabup HST Lepas Relawan Balakar 654 Murakata Antar Bantuan untuk Korban Banjir di Kalteng

Baca juga: Komunitas Relawan Buser 690 Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

Seorang warga setempat, Hidayah, mengaku, rumahnya tidak lagi terendam. "Sekitar empat hari rumah kami terendam. Namun sejak dua hari ini, air mulai surut," ujarnya.

Hidayah adalah penjual kue dan makanan keliling menggunakan sepeda yang sudah sembilan tahun menggeluti pekerjaanya. Dia berjualan menerobos banjir. "Saya jualan kue dan lontong untuk pelanggan di sini," ujarnya.

Hal senada dikatakan, Ibu Indah, seorang penjual sayuran menggunakan gerobak. Dia menjajakan dagangannya dikawasan permukiman yang terendam air tersebut.

"Saya sudah tiga hari ini berjualan sayuran menggunakan gerobak. Letika melintasi jalan banjir pada titik terdalam, ikan yang saya jual malah ikut hanyut terbawa banjir," ujarnya.

Banjir Kalteng. Pesepda melintasi jalan terendam di bantaran Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (15/9/2021).
Banjir Kalteng. Pesepda melintasi jalan terendam di bantaran Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (15/9/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/AYA SUGIANTO)

Dia mengatakan, saat melintas di jalan banjir harus berhati-hati karena banyak jalan berlubang yang rawan membuat gerobak sayuran yang dijualnya terbalik.

Sementara itu, petugas dari Dinas Kesehatan Pemko Palangkaraya, menggunakan mobil ambulans, mengimbau warga yang merasa sakit akibat banjir.

"Bila gejala batuk, flu, diare atau gatal-gatal, bisa kami layani di posko pelayanan kesehatan yang ada di lokasi ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved