Breaking News:

Banjir Kalteng

Banjir Kalteng, Para Ibu Rumah Tangga di Palangkaraya Mengadu Tak Dapat Bantuan ke Mensos

Kedatangan Mensos Risma, untuk pemadanan data penerima manfaat PKH dan BPNT di Hotel Aurila Palangkaraya

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Banjir akibat meluapnya Sungai Kahayan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Kamis (16/9/2021) pagi melakukan kunjungan kerja ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah .

Kedatangan Mensos Risma, untuk pemadanan data penerima manfaat PKH dan BPNT di Hotel Aurila Palangkaraya, Jalan Adonis Samad, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut.

Mantan Wali Kota Surabaya ini menyempatkan diri mengunjungi lokasi banjir di Jalan Anoi Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya.

Saat berada di tenda dapur umum korban banjir di Jalan Anoi, Risma menerima keluhan sejumlah ibu rumah tangga yang mengaku tidak mendapat bantuan sama sekali selama banjir.

Baca juga: Banjir Kalteng, Sambut Rombongan Relawan dan Bantuan dari Batola, Begini Respons Pemkab Katingan

Baca juga: Guru PAUD di Kabupaten Murung Raya Cair Sinyal dI Tengah Banjir

Risma pun meminta Camat Jekan Raya, Sri Utomo atau yang akrab dipanggil Uut, untuk segera membantu warganya yang tidak dapat bantuan.

"Pak Camat, ini kenapa masih ada warga yang sama sekali tidak dapat bantuan. Mungkin kelewatan, tolong dibantu ya, kasian mereka," pinta Risma.

Camat Jekan Raya, Uut, langsung merespons, pihaknya akan segera memberikan bantuan kepada korban banjir yang masih belum dapat batuan tersebut.

Baca juga: Warga Benua Tengah Tanahlaut Swadaya Perbaiki Penutup Badan Tanggul Waduk yang Robek

Baca juga: Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Nelayan Muarakintap Cair, Jumat Diserahkan Bupati Tanahlaut

"Ya, bu nanti akan kami salurkan bagi yang belum dapat," ujarnya.

Usai melakukan kunjungan ke lokasi banjir di Jalan Anoi Palangkaraya, rombongan Menteri Sosial menuju ke Kasongan Ibu Kota Kabupaten Katingan untuk melaksanakan jadwal selanjutnya.

Sementara itu, H Gusti di Jalan Anoi, yang rumahnya juga terendam banjir, mengatakan, pihaknya tidak mendapatkan bantuan beras, selama banjir tinggi melanda tempat tinggalnya.

"Memang ada bantuan makanan bungkusan dan sarden serta mi instan.Tapi yang kami perlukan beras dan gula, karena selama banjir kami tidak bisa bekerja," ujarnya.

Warga berharap, pemerintah memberikan bantuan bahan makanan untuk mereka bertahan di rumah, karena jalan dan halaman masih terendam banjir.

banjarmasinpost.co.id/faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved