Breaking News:

Banjir Kalteng

Banjir Kalteng, Warga Terdampak di Palangkaraya Tiap Hari Keluhkan Gatal dan Diare

Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya telah membangun posko kesehatan untuk korban banjir Jalan Mendawai dan Anoi

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, dr Andjar Hari Purnomo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Banjir di Kalteng mulai berdampak pada kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, dr Andjar Hari Purnomo, Kamis (16/9/2021) mengungkapkan, pihaknya telah membangun posko kesehatan untuk korban banjir Jalan Mendawai dan Anoi.

Bahkan, pihaknya juga membuka pelayanan kesehatan di puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di sekitar lokasi banjir Mendawai.

"Ya, kami membuka pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Pustu juga posko kesehatan untuk mengobati warga yang mengelauhkan sakit," ujarnya.

Baca juga: Banjir Kalteng, Para Ibu Rumah Tangga di Palangkaraya Mengadu Tak Dapat Bantuan ke Mensos

Baca juga: Komunitas Relawan Buser 690 Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

Andjar mengungkapkan, setiap hari rata-rata warga yang berobat ke puskesmas atau ke posko kesehatan mencapai 30 hingga 50 orang dengan berbagai keluhan penyakit.

"Mereka yang berobat ke puskesmas atau posko kesehatan, mengeluhkan sakit gatal-gatal kulit, batuk flu dan pilek, diare ada juga sakit kepala dan lainnya, kami layani dengan baik," ujarnya.

Kadis Kesehatan Kota Palangkaraya, ini menjelaskan, petugas kesehatan bahkan ada yang datang langsung ke rumah warga yang terdampak banjir untuk memberikan bantun kesehatan.

"Petugas kami, langsung datang ke rumah warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, karena ada juga warga yang sakit tidak bisa ke dokter sehingga perugas datang ke rumah untuk membantu," ujarnya lagi.

banjarmasinpost.co.id/faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved