Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pelaksanaan SKD PPPK Guru di Banjarmasin, 21 Peserta Tak Hadir

Terhitung sejak Senin (13/9/2021) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional guru di li

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Peserta SKD PPPK sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuki ruangan di SMAN 1 Banjarmasin. 

Editor: Edi Nugroho\

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terhitung sejak Senin (13/9/2021) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional guru di lingkup Pemko Banjarmasin digelar.

Setidaknya ada sebanyak 1.851 peserta yang terdaftar sebagai peserta SKD PPPK guru ini, untuk mengisi formasi sebanyak 1.516.

Pelaksanaan SKD untuk PPPK guru di Banjarmasin ini sendiri digelar di tiga tempat yakni SMAN 1 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarmasin dan juga SMKN 1 Banjarmasin.

Dan hingga hari terakhir pelaksanaan SKD untuk PPPK guru ini, Kamis (16/9/2021) diketahui ada puluhan peserta yang tidak hadir.

Baca juga: Tinjau Seleksi PPPK, Wali Kota Aditya Sebut Banjarbaru Masih Kekurangan Guru

Baca juga: Nilai Tes PPPK Dibawah Passing Grade, Guru SMPN 4 Cintapuri Ini Berharap Masa Kerja Jadi Penentu

Baca juga: VIDEO Tanggul Jebol Diperbaiki Warga Benua Tengah Kabupaten Tala

Baca juga: VIDEO CPNS Kalsel 2021, Tes PPPK Guru Berlangsung di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin

Tim Lapangan Panitia Seleksi PPPK Guru 2021 Banjarmasin, Miftah Al Hajir menerangkan total ada 21 peserta yang tidak mengikuti SKD ini.

"Ada sekitar 21 peserta yang tidak mengikuti SKD. Ada yang lapor karena sakit, sedang berada di luar daerah dan sebagainya," katanya.

Dibeberkan oleh Miftah bahwa mereka yang sudah melapor, misalnya karena sedang sakit dan semacamnya bisa mengikuti SKD susulan.

"Ada sekitar 19 yang rencananya akan mengikuti susulan, dan rencananya dilaksanakan hari Sabtu," jelasnya.

Dijelaskan juga oleh Miftah bahwa, mereka yang tidak lulus dalam SKD ini masih memiliki kesempatan, karena masih ada tahap kedua hingga ketiga.

"Untuk tahap pertama ini khusus guru yang statusnya honorer di sekolah negeri, kalau tidak lulus bisa ikut lagi di tahap kedua namun pesertanya digabung dengan guru honorer negeri dan swasta. Kalau masih belum lulus juga, bisa lagi ikut di tahap ketiga," terangnya.

Salah seorang peserta, M Rafii mengaku sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti SKD PPPK guru tersebut.

"Sebelumnya sudah melengkapi berkas, misalnya SK Wali Kota, ijazah dan transkip nilai," ujar pria yang lima tahun menjadi guru honor di SDN Basirih 8 Banjarmasin ini.

Pria berusia 32 tahun ini pun menerangkan bahwa dirinya sudah beberapa kali menjalani tes namun hasilnya masih belum sesuai harapan.

"Sudah dua kali ikut, mudah-mudahan tahun ini lulus," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved