Breaking News:

Berita HST

Sejumlah Titik Jalan di Kecamatan Batangalai Timur HST Longsor, Kerusakan Makin Parah di Musim Hujan

Ada sekitar 9 titik jalan longsor di bahu jalan Kecamatan Batangalai Timur HST telah dipasangi garis kuning sebagai tanda.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu titik jalan longsor di Desa Atiran Kecamatan Batangalai Tmur,Hulu Sungai Tengah Kalsel 

BANJARMASIPOST.CO.ID, BARABAI - Sejumlah titik jalan menuju Tandilang,ibukota Kecamatan Batangalai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan mengalami longsor atau dalam bahasa setempat rumbih.

Pantauan banjarmasinpost.co.id 14 September 2021 lalu, ada sekitar 9 titik jalan longsor di bahu jalan tersebut telah dipasangi garis kuning sebagai tanda.

Semua posisi jalan longsor tersebut berada di pinggir Sungai Batangalai dengan tingkat longsor berbeda.

Ada yang parah hingga membuat badan jalan menyempit, adapula yang aspal di bahu jalannya baru retak, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Baca juga: Bangun Toilet Umum dan Khusus Disabilitas di Polres HST, BRI Barabai Kucurkan CSR Rp 51.594.500

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Forkopimda HST Lakukan Pengecoran Pertama Program Fisik TMMD ke-112

Tokoh masyarakat Batangalai Timur yang juga aktivis lingkungan, Kosim menjelaskan, banyaknya titik jalan yang longsor tersebut sudah lama terjadi, dan diperparah saat musim hujan Januari 2021 lalu.

"Baru dipasangi garis kuning oleh Dinas PU saat menyambut kedatangan Menteri Sosial 14 September 2021 kemarin, agar rombongan berhati-hati saat melintas di jalan menuju kecamatan BAT," kata Kosim.

Saat ini kondisi jalan menuju Tandilang, ibu kota kecamatan BAT tak hanya banyak titik longsor, tapi juga banyak lubang besar mulai sepanjang Jalan Wawai Kecamatan Batangalai Selatan hingga ke kota Kecamatan BAT.

Baca juga: OTT KPK di HSU, Ruangan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dipasang Garis Pembatas

Baca juga: Warga Desa Tanjung Rema Kabupaten Banjar Antusias Divaksinasi Covid-19

Jalan ke kecamatan paling ujung HST tersebut itupun sulit dilewati mobil jenis city car karena akan membuat bumper babak belur menghadapi medan.

Terkait banyaknya titik jalan longsor yang diberi garis kuning tersehut,Kepala Dinas PU M Zaid belum bisa dikonfirmasi.

Berkali kali dihubungi via telepon genggam dan WA nya tidak aktif.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved