Breaking News:

Berita Banjar

Jadi Prioritas Vaksinasi, Awak Bus Pulau Indah Ini Tak Menyangka Divaksin di Dalam Bus

Sopir bus Pulau Indah jurusan Banjarmasin-Samarinda, Zainul Arifin tak menyangka divaksin di dalam bus

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Zainul Arifin mekanik bus yang divaksin di dalam bus di terminal Gambut Barakat, Jumat (17/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Zainul Arifin tak menyangka akan disuntik vaksin Covid-19 di dalam bus.  Mekanik bus Pulau Indah jurusan Banjarmasin-Samarinda ini mendapatkan vaksinasi Covid-19 pertama di Terminal Gambut Barakat Jumat (17/9/2021).

"Tidak sakit, seperti digigit semut saja," ujar warga Sukamaju Lianganggang Banjarbaru ini.

Ia sendiri mengaku mengetahui vaksinasi Covid-19 di terminal dari bosnya. Ia pun datang bersama teman-teman sopir bus Pulau Indah lainnya.

Menariknya,  pada vaksinasi awak transportasi yang digelar Balai Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Banjar di Terminal Gambut Barakat dilakukan vaksinasi drive thru bagi para sopir bus antar provinsi. 

Baca juga: Bantu Capai Herd Immunity, Vaksinasi Covid-19 Polda Kalsel Lampaui 1.000 Orang dalam Sehari

Baca juga: Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 di HSS, Polsek Sungai Raya Gelar Suntik Vaksin Keliling

Baca juga: Percepatan Vaksinasi di Balangan, Satgas Covid-19 Libatkan Tokoh Agama

Vaksinator langsung masuk ke dalam bus untuk melakukan screening hingga penyuntikan vaksin.

Calon penerima vaksin yang terdiri dari sopir, mekanik hingga kernet tak perlu turun dari bus untuk mendapatkan vaksin. 

Ketua Umum Kadin Kabupaten Banjar, Rinjani Wahnan mengatakan, vaksinasi Covid 19 bagi insan transportasi tersebut pada hari pertama difokuskan untuk sopir angkutan.

Total vaksin yang disediakan, untuk sopir di hari pertama ada 50 dosis yang selanjutnya akan dilanjutkan hingga 450 dosis vaksin jenis Sinovac dari Biofarma.

"Kita apresiasi BPTD Wilayah 15 yang mana telah mendukung kita dalam percepatan vaksinasi. Karena percepatan vaksinasi ini adalah kewajiban kita bersama dan kebetulan Kadin Kabupaten Banjar masih ada stok vaksin yang tersedia," jelas Rinjani.

Sopir angkutan menurut Rinjani termasuk kategori yang juga harus diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin. Pasalnya sopir setiap hari akan bertemu dengan orang baru dan selama berjam-jam satu mobil dengan penumpang sehingga perlu kekebalan dengan mendapatkan vaksin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved