Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Operasi Patuh Terpadu BKP Kelas I Banjarmasin, Petugas Gagalkan 3 Penyelundupan Hewan

Operasi Patuh Terpadu BKP Kelas I Banjarmasin Periode Juli-Agustus, Petugas Gabungan Gagalkan Tiga Upaya Penyelundupan Hewan

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Periode Juli 2021, Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin telah berhasil mengamankan sebanyak 265 ekor burung tanpa dokumen masuk ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Dengan rincian 24 ekor burung jenis tledekan, satu ekor burung kacer, dan 250 ekor burung colibra ninja dari dua pelanggaran yang ditemukan.

Semua burung itu hasil dari serahan Polsek KPL ke BKSDA Kalsel untuk dilepasliarkan ke habitat asalnya.

Pada periode Agustus 2021 juga berhasil diamankan sebanyak 199 ekor burung cucak hijau, hasil penanganan Polairud Tanjung Perak dan BKSDA Jatim.

Baca juga: Model Rambut Tak Biasa Bikin Curiga, Upaya Penyelundupan Emas dan Uang Pun Gagal

Baca juga: Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Periksa Angkutan Hewan dan Hasil Tani di Pelabuhan Batulicin

Baca juga: VIDEO Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin Musnahkan Ribuan Benih Buah Sayuran Impor Ilegal

"Berdasarkan data kami selama dua bulan kebelakang, ada tiga upaya penyelundupan, yaitu dua kali digagalkan di Banjarmasin, satu kali ditangkap di Surabaya," kata Subkoordinator Substansi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, Lulus Riyanto, Jumat (17/9/2021).

Tindakan tersebut dilakukan, jelas Lulus, guna menjaga kelestarian sumber daya alam. Ini sesuai dengan amanat undang-undang.

Selama menjalani kegiatan pemeriksaan, petugas menemui berbagai cara yang dilakukan para penumpang kapal laut.

Di antaranya, mereka meletakkan hewan pada sasis truk yang sudah diberi penyangga papan sedemikian rupa.

Kemudian juga ada ditemukan hewan tanpa dokumen, diletakkan pada tangki BBM yang sudah dimodifikasi.

"Ada juga yang melibatkan oknum ABK. Hewan tanpa dokumen dikeluarkan melalui celah kecil pada kapal sebelum sandar. Tepat di depan celah itu sudah ada kelotok yang menunggu untuk mengambil hewan tersebut," ungkap Lulus.

Baca juga: Ekspor Porang Ke Jepang, Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Jamin Kesehatan dan Keamanan Produk

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan dan Penjaminan Mutu (BKIPM) Banjarmasin, Sokhib, mengatakan , pemeriksaan merupakan tanggung jawab pihaknya untuk menjaga kelestarian hewan dan lingkungan.

"Ini merupakan tanggung jawab kami untuk mengamankan hewan-hewan, sekaligus menjaga rantai makanan," tandas Sokhib. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved