Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin Meriahkan Festival Sahang 2021

Sanggar Nuansa Banjarmasin menarikan Sahang Tatamba Pulasit yang diciptakan Dhea tentang kesurupan di acara adat diobati menggunakan sahang atau lada.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
KRISNA PUTERI KELANA
Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penampilan Krisna Puteri Kelana membawakan tarian Sahang Tatamba Pulasit bersama teman-temannya dari Sanggar Tari Nuansa Banjarmasin memukau penonton dalam acara Festival Sahang 2021.

"Saya sangat senang bisa kembali tampil menari. Cukup lama lho vakum setelah adanya PPKM di Banjarmasin,"  papar Krisna kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Peringati World Clean Up Day 2021, DLH Banjarmasin Melakukan Aksi Bersih-bersih Sungai

Baca juga: Keberhasilan Shafa Meraih Gelar Putri Cilik Kalsel Menginspirasi Anak Kabupaten Tapin

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin, Lalap Plafon dan Atap, Kobaran Api Hanguskan Rumah Warga Pelambuan

Ditambahkan mahasiswi semester pertama Prodi Sendratasik FKIP Universitas Lambung Mangkurat ini, tarian Sahang Tatamba Pulasit diciptakan Dhea itu memang dibuat sekaligus untuk memeriahkan acara Festival Jalur Rempah. Tahun ini, Banjarmasin yang menjadi tuan rumah

"Pulasit yang berarti kesurupan, biasa terjadi pada upacara yang bersifat sakral yang dikarenakan kurang lengkap atau tidak adanya piduduk. Dalam tarian ini menggambarkan kerukunan masyarakat yang sedang mempersiapkan aruh atau pesta panen. Pulasit biasa ditambal atau dipulihkan atas izin Allah SWT dengan media sahang atau lada," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved