Breaking News:

Covid 19 Indonesia

UPDATE Covid-19 Indonesia Hari Ini: Ada 3.385 Kasus Baru, Kalimantan Selatan Tambah 98 kasus

Total kasus covid-19 Indonesia hingga Sabtu (18/9/2021) adalah 4.188.529 kasus.Penambahan kasus Covid-19 tertinggi hari ini ada di Provinsi Jawa Timur

Tribunnews.com
ilustrasi update covid-19. 

23. Sulawesi Utara: 55 kasus baru

24. Nusa Tenggara Barat: 54 kasus baru

25. Kalimantan Tengah: 48 kasus baru

26. Kepulauan Riau: 34 kasus baru

27. Jambi: 27 kasus baru

28. Bengkulu: 15 kasus baru

29. Gorontalo: 14 kasus baru

30. Papua Barat: 11 kasus baru

31. Sulawesi Tenggara: 10 kasus baru

32. Sulawesi Barat: 10 kasus baru

33. Maluku Utara: 8 kasus baru

34. Maluku: 4 kasus baru

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: 2 Meninggal, 25 Sembuh, 26 Positif

Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: Kasus Menurun, Satgs Harapkan Turun ke PPKM Level 2

Peta Jalan Transisi Pandemi Covid-19 menuju Endemi

Sementara itu, saat ini Pemerintah Indonesia tengah menyusun peta jalan transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi.

Penyusunan jalan transisi itu bertujuan untuk mengendalikan laju penularan dan mengembalikan aktivitas masyarakat secara normal.

Sebagai langkah awal bagi masyarakat adalah menyegerakan vaksinasi, mendisiplinkan kebiasaan memakai disiplin, dan menjaga kesehatan tubuh dengan gaya hidup sehat.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa Covif-19 diprediksi tidak hilang dalam waktu cepat.

Masyarakat diharapkan beradaptasi dan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan baru agar dapat hidup sehat berdampingan dengan virus corona.

"Akhirnya nanti, upaya ini diharapkan bisa mewujudkan keseimbangan antara perekonomian dengan kesehatan secara bertahap,” ungkap Johnny baru-baru ini dilansir kompas.com.

Risma saat memberi motivasi kepada anak korban Covid-19 di Kalsel, Rabu (15/9/2021).
Risma saat memberi motivasi kepada anak korban Covid-19 di Kalsel, Rabu (15/9/2021). (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Peta jalan atau road map yang dimaksud merupakan dasar tatanan hidup baru bagi masyarakat dalam transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi.

Tidak hanya menjadi acuan dalam upaya menekan penularan, peta jalan ini juga dibuat untuk memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa. Dalam menyusun peta jalan tersebut, pemerintah melibatkan akan stakeholder terkait dan menjadikan pengalaman negara-negara lain sebagai acuan.

Peta jalan akan terus disempurnakan sesuai perkembangan penanganan Covid-19 di tanah air, dengan target pembukaan pada fatality rate kurang lebih 2 persen, kasus aktif kurang lebih 100.000, serta positivity rate kurang dari 5 persen.

Saat ini, Pemerintah melakukan kegiatan percontohan atau pilot project peta jalan yang mengatur penerapan protokol-protokol kesehatan di 6 aktivitas utama:

Tempat perdagangan; pasar/toko modern, pasar/toko tradisional.

Transportasi publik; darat, laut, udara.

Destinasi Pariwisata; hotel, restoran, pertunjukan.

Kantor/Pabrik; pemerintah, swasta, bank, pabrik besar, UKM/IRT.

Lokasi ibadah dan kegiatan keagamaan

Tempat pendidikan; PAUD, SD, SMP, SMA, Perguruan Tingg

Penerapan protokol kesehatan sebagai pilot project di lokasilokasi tersebut didasarkan pada tiga standar, yakni standar jumlah, aktivitas, dan perilaku.

Pelaksanaannya akan didukung penggunaan teknologi digital, salah satunya dengan aplikasi PeduliLindungi.

Standar jumlah adalah aturan terkait kapasitas ruang/ fasilitas publik, sedangkan standar aktivitas mengatur bentuk dan durasi aktivitas yang diperbolehkan.

Sementara itu, standar perilaku adalah bagaimana pengunjung/pengguna fasilitas harus dipastikan menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Masyarakat harus sadar bahwa virus Covid-19 terus ada di dekat kita, sehingga sadar juga untuk melaksanakan protokol kesehatan. Saya tekankan, sadar dan rela hati melaksanakan, bukan karena patuh atau disuruh oleh pemerintah. Ingat, ini untuk perlindungan diri kita sendiri dan keluarga,” pesan Menkominfo.

Diketahui, pandemi adalah wabah yang berjangkit serentak di wilayah yang sangat luas seperti seluruh benua atau secara global, sehingg a lebih sulit dikendalikan.

Sedangkan endemi adalah keadaan atau kemunculan suatu penyakit yang konstan, atau penyakit tersebut biasa ada di dalam suatu populasi atau area geografis tertentu. Contoh penyakit endemi yang sudah ada di Indonesia yaitu malaria dan demam berdarah dengue (DBD). (Tribunnews.com/Kompas.com)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved