Breaking News:

Ali Kalora Tewas

Pascapenembakan Pentolan MIT Ali Kalora, Satgas Madago Raya Masih Buru 4 DPO Teroris Poso

Pascapenembakan Ali Kalora, saat ini Satgas Madago Raya masih memburu empat daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso

Kolase Kompas TV dan Wikipedia
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Ali Ahmad alias Ali KaloraPemimpin Ali Kalora dikabarkan tewas di tangan personel Satgas Madago Raya setelah terjadi baku tembak, Sabtu (18/9/2021) sekira pukul 18.00 WIT.

Pascapenembakan itu, saat ini Satgas Madago Raya masih memburu empat daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso. Keempat DPO teroris Poso yang hingga kini masih menjadi buruan satgas Madago Raya saat ini adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae Alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang.

Sebelumnya, Pemimpin MIT, Santoso, telah tewas pada kontak tembak pada 18 Juli 2016.

Sekadar diketahui Mujahidin Indonesia Timur atau disingkat menjadi MIT, adalah sebuah kelompok teroris asal Indonesia yang beroperasi di wilayah pegunungan Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Sigi, Sulawesi Tengah.

Sepeninggal Santoso, MIT dipimpin oleh Ali Kalora. Pada tahun 2014, MIT telah menyatakan sumpah setia kepada Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).

MIT secara umum melakukan operasi mereka di daerah Sulawesi Tengah, tetapi mereka juga mengancam untuk menyerang target mereka di seluruh Indonesia. Operasi kelompok ini biasanya menimbulkan korban jiwa, dan mereka juga dilaporkan terlibat dalam bentrokan kelompok Muslim dan Kristen di Maluku pada 1999 hingga 2002

Baca juga: Rakyat Indonesia Marah, Teroris KKB Aniaya dan Lecehkan Nakes Wanita Hingga Tewas

Baca juga: FAKTA Tewasnya Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur di Tangan Satgas Madago Raya

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Satgas Madago Raya Masih Buru 4 DPO Teroris Poso, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi secara tegas mengimbau kepada sisa DPO tersebut untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tegas terukur di lapangan.

"Diharapkan kepada sisa DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur apabila bertemu di lapangan," kata Rudy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/9/2021).

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi kontak tembak antara Satuan Tugas Madago Raya Polda Sulawesi Tengah dari team Sogili-2 dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso.

Insiden kontak tembak itu terjadi pada Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 18.00 Wita di daerah Desa Astina, Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong.

Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT.
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. (Kolase Kompas TV dan Wikipedia)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved