Breaking News:

Berita Banjarmasin

Akui Selama Pandemi Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi Menurun, Kadinkes Kalsel : Gerakkan Lagi Posyandu

Selama Pandemi Covid 19 terjadi penurunan pelayanan kesehatan ibu, bayi dan balita. Kadinkes : Posyandu Perlu Digerakan

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Milna Sari
HM Muslim Kadinkes Kalsel meminta Posyandu digerakkan lagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selama Pandemi Covid 19 terjadi penurunan pelayanan kesehatan ibu, bayi dan balita.

Penurunan pelayanan ini juga dibarengi dengan meningkatnya kasus stunting di Kalsel. Penurunan pelayanan tersebut diakui Kadinkes Kalsel HM Muslim.

Menurutnya, selama masa pandemi Covid 19 terjadi penurunan pelayanan kesehatan ibu, bayi dan balita. Karenanya untuk meminimalisir risiko kesehatan pada golongan masyarakat rentan perlu dilakukan penggerakan kembali kegiatan posyandu dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru.

Aktivitas pemantauan pertumbuhan balita sebagai salah satu upaya untuk program pencegahan stunting dan masalah gizi lainnya, juga tetap harus dijalankan.

Baca juga: Sambangi Posyandu Lansia Banjarmasin, Tim Fakultas Kedokteran ULM Beri Penyuluhan

Baca juga: Mewakili HSU ke Tingkat Provinsi Kalsel, Pelayanan Posyandu Desa Pematang Benteng Ditingkatkan

"Jadi di masa adaptasi kebiasaan baru, posyandu tetap melakukan kegiatan utama yaitu kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, keluarga berencana dan peningkatan perilaku hidup sehat serta kegiatan tambahan dengan menyesuaikan zonasi penyebaran Covid 19 di wilayahnya dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," ungkapnya, Terangnya Senin (20/9/2021).

Keberadaan kader posyandu memiliki posisi strategis pada pencapaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Oleh karenanya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kader posyandu menjadi bagian penting dalam keberlangsungan dan kualitas layanan posyandu di lapangan.

Muslim mengatakan, berdasarkan data tahun 2020 terdapat 3.974 posyandu yang tersebar di berbagai wilayah Kalsel.

Bila dibandingkan dengan jumlah desa di Kalsel, ada sekitar 2.000-an maka tiap-tiap desa sudah memiliki minimal satu posyandu.

"Perkembangan posyandu di Kalsel sudah sangat baik, dan bahkan mengalami peningkatan yang cukup pesat dari sisi kuantitas atau jumlah," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved